Mohon tunggu...
Panji Joko Satrio
Panji Joko Satrio Mohon Tunggu... Pekerja swasta, . Lahir di Purbalingga. Tinggal di Kota Lunpia.

Email: kali.dondong@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi

Modus Kecurangan Kios Pulsa

9 Februari 2016   16:24 Diperbarui: 9 Februari 2016   17:22 132 2 2 Mohon Tunggu...

Lama-lama mangkel juga dengan kios pulsa hape di dekat rumah. Ada tiga kios yang relatif laris karena harganya relatif miring. Tetapi mereka acap melakukan kecurangan.
Ini beberapa modus.

1. Jual Kartu Perdana Sudah Aktif
Biasanya yang dijual kartu perdana untuk paket data internet. Harganya miring, tetapi sudah aktif sehingga mengurangi masa berlaku. Seharusnya 1 bulan misalnya, menjadi hanya dua pekan. Kita tidak tahu modus ini sampai membelinya. Karena kemasan masih rapi, tetapi bagian chip direkatkan menggunakan selotip. Kalau ditanya, mereka dengan wajah tanpa dosa menjawab: memang sengaja diaktifkan Pak agar konsumen tinggal pakai. Tidak ribet harus registrasi dulu.

2. Bukan TRI AON
Tri punya beberapa paket internet, tapi pada sasarnya adalah AON (Always ON) dan bukan AON (maaf, sebut merek). Masa berlaku AON relatif panjang, setahun. Sedangkan yang non-AON sebulan. Kerapkali kios menjual non-AON dengan mengatakan AON.

3. Jual Paket Internet Kedaluarsa
Saya pernah ketipu waktu beli paket internet Esia beberapa bulan lalu. Waktu itu Esia sudah menutup layanan internetnya. Saya tidak tahu karena pakai GSM. Melihat ada paket internet Esia murah, tertarik membeli. Setelah dicoba di rumah, muncul notifikasi bahwa Esia sudah menghentikan layanan internet. Jadinya mubazir. Sempat komplain ke pihak kios, mengapa tidak memberitahu. Jawaban mereka enteng: Bapak tidak tanya sih! Lah, kalau sudah gak laku, kenapa dipajang di etalase dan dijual?

4. Jual Paket Internet Luar Zona
Saya alami ketika membeli paket internet Axis. Nama paketnya lupa, tapi relatif murah. Ternyata, paket itu hanya berlaku di luar Jawa. Jika digunakan di Jawa, harga dan ketentuanya berbeda. Jadi jatuhnya malah mahal.

5. Jual Modem 4G Beda Frekuensi
Kalau ini bukan di kios pulsa, tapi sebuah toko di kompleks Matahari Simpanglima. Saya beli modem 4g tapi tidak bisa digunakan. Karena frekuensi yang digunakan modem itu adalah 2.700 MHZ. Padahal jaringan 4G di Indonesia menggunakan range 1.800 MHz. Mengapa saat membeli tidak mengecek lebih dulu? Saya mengira semua modem yang dijual di pasaran sudah memenuhi persyaratan teknis. Ada dinas yang berkewajiban melakukan pengawasan, bukan?

Begitulah beberapa modus kecurangan di kios pulsa yang saya alami. Mengapa saya kerap tertipu? Mungkin karena saya mudah tergoda kecantikan penjaga/SPG kios hape.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x