Mohon tunggu...
kajanto
kajanto Mohon Tunggu... Dosen STIAMAK Barunawati Surabaya

Profesi sebagai dosen di Sekolah Tinggi Ilmu Administarsi dan Manajemen Kepelabuhan (STIAMAK) Barunawati Surabaya.

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Penyesuaian Finansial Selama Wabah Covid-19

1 Maret 2021   08:20 Diperbarui: 1 Maret 2021   08:44 85 2 0 Mohon Tunggu...

Wabah COVID-19 adalah sebuah bencana bagian dari krisis. Krisis juga berpotensi terhadap membaiknya perkembangan psikologis individu bila individu sukses memaknai peristiwa tersebut secara positif. Orang yang sedang krisis ditandai oleh kecemasan, ketegangan/stres, dan emosional yang terganggu dan bila tidak terselesaikan akan menyebabkan individu jatuh sakit (berpenyakit) maupun mengalami mental illness (gangguan jiwa). 

Namun situasi krisis yang dapat dimaknai dengan positif akan membuat individu mampu menyesuaikan dirinya sehingga memiliki ketahanan mental yang baik. Wabah COVID-19 yang sudah berlangsung hampir 1,5 tahun ini tidak hanya tidak hanya  pada aspek kesehatan diri yang harus diperhatikan tetapi juga masalah  finansial. Dan individu dituntut untuk  mampu beradaptasi dengan  cepat  sambil memikirkan  bagaimana menghadapi krisis khususnya dalam finansial keluarga.

Persoalan manajemen finansial menjadi hal yang sangat penting untuk  tetap  bisa  bertahan  dalam  masa  wabah  ini atau  bahkan  bisa  menjadi lahan  profit.  Maka walaupun kondisi wabah COVID-19 ini sebaiknya individu harus mampu bangkit, tidak banyak mengeluh dengan keadaan, dan berupaya untuk membuat perubahan dalam dalam kehidupan finansial. Terdapat beberapa cara yang dapat individu lakukan dalam penyesuaian finansial selama wabah COVID-19:

1.  Mengembangkan pola hidup sederhana dimulai dengan cara mengenali dan membedakan antara apa yang benar-benar dibutuhkan dan apa yang            hanya merupakan keinginan. Pola hidup sederhana ini bila kita kembangkan akan membentuk kebiasaan cerdas dalam pengambilan keputusan,              tidak bersikap boros, cermat dalam mengelola sumber daya, serta membiasakan kita lebih pandai bersyukur atas apa yang sudah dimiliki sehingga        hidup menjadi lebih tenang dan bahagia;

2. Melakukan aktifitas e-commerce (perdagan online);

     Demi mempertahankan bisnis pelaku UMKM harus mau berlomba- lomba untuk beralih online dengan bergabung di marketplace atau membangun      toko online-nya sendiri. Pada kondisi ini semua dituntut serba cepat dan praktis, semuanya serba online dan transaksi online menjadi  hal  yang                diminati oleh masyarakat. Protokol  kesehatan  yang  membuat orang-orang  harus menjalankan pembatasan jarak fisik dan sosial akan menjadi            peluang  utama terbentuknya usaha e-commerce (dagang online). Besarnya  jumlah  penduduk  dan  kebutuhan  akan pemenuhan  kebutuhan                      sehari-hari, terselamatkan  oleh  aplikasi  belanja  online. Mulai  dari  antar  jemput makanan, minuman, dan belanja kebutuhan sehari-hari.

3.  Menyulap hobi menjadi uang

      Paling enak dan menyenangkan adalah hobi yang dibayar. Dengan memanfaatkan potensi kreatifitas  dan  sumber  daya  yang  kita miliki, maka               peluang mendulang  profit  akan  semakin besar. Contohnya :

a.  Bila memelihara ikan cupang dan tanaman hias termasuk hobi yang paling diminati selama pandemi dan ini bisa dikembangkan menjadi sebuah             bisnis dan ini juga akan berdampak pada berkembangnya bisnis aquascape;

b.  Content Writer

      Bagi yang hobi menulis maka saat pandemi ini kita bisa mengembangkannya. Saat ini, banyak perusahaan membutuhkan jasa content writing                    sebagai salah satu bentuk promosi mereka. Konten seperti apa yang mereka cari? Jenisnya cukup beragam, mulai dari konten artikel untuk blog               atau website hingga dalam bentuk caption untuk akun media sosial milik brand;

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x