Mohon tunggu...
kaekaha
kaekaha Mohon Tunggu... Unda Lakian Matan Banjar

... penikmat musik dan budaya nusantara, buku cerita, kopi nashittel (panas pahit kentel) serta kuliner berkuah kaldu ... ingin sekali keliling Indonesia! Email : kaekaha.4277@yahoo.co.id

Selanjutnya

Tutup

Kisah Untuk Ramadan Pilihan

Berkah Teknologi, Asam Gunung dan Garam Laut pun Bisa Bersua dalam Belanga

25 April 2021   15:47 Diperbarui: 25 April 2021   16:10 348 34 7 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Berkah Teknologi, Asam Gunung dan Garam Laut pun Bisa Bersua dalam Belanga
Bukber | klikdokter.com

Tradisi Buka Bersama

Buka puasa bersama atau biasa juga disingkat sebagai bukber, telah menjadi bagian dari tradisi Ramadan umat Islam di seluruh pelosok dunia dan biasanya menjadi agenda rutin di berbagai komunitas dan organisasi, baik formal maupun nonformal sampai di lingkup keluarga.

Buka puasa bersama yang lazim terjadi di lingkungan kita selama ini adalah berbuka puasa di tempat yang disepakati bersama, bisa di rumah makan, kantor, hotel, rumah atau dimana saja sesuai kesepakatan. 

Tapi itu dulu, sebelum pandemi covid-19 menginvasi dunia sejak awal tahun 2020, sehingga memaksa pemerintah melarang semua aktifitas masyarakat yang melibatkan banyak orang di satu tempat yang sama.

Baca Juga: Kojima Solusi Praktis Gaya Hidup Sehat ala Rasulullah

Akibatnya, sejak Ramadan tahun 2020 yang lalu, aktifitas buka puasa bersama yang telah menjadi tradisi dan agenda rutin tahunan berbagai kalangan, dengan terpaksa tidak bisa lagi diselenggarakan. 

Beruntung, berkah kemajuan teknologi telekomunikasi, khususnya internet yang mampu mendorong percepatan penerapan teknologi daring pada berbagai aktifitas manusia, memberi solusi.

Dengan internet, sekarang orang bisa melakukan banyak aktifitas secara daring atau online, mulai dari belanja, belajar, nonton film, baca buku, olahraga, bahkan berobat dan tentunya buka puasa bersama alias bukber. 

Menu Bukber | suara.com
Menu Bukber | suara.com

Bukber Virtual Dari Masa Ke Masa

Bukber online atau banyak juga yang menyebut bukber virtual, sebenarnya bukanlah "barang baru", terutama bagi para perantau dan pelancong atau mungkin para penjelajah yang suka berkelana karena berbagai sebab, meskipun di bulan Ramadan.

Sepertinya, bagi siapapun muslim yang pernah terpisah dengan keluarga saat Ramadan, bukber virtual sudah menjadi sebuah kelaziman, bahkan bukan hanya buka puasa saja yang virtual, tapi juga saat sahur dan aktifitas sehari-hari lainnya. Hanya saja, semua memang tergantung pada masanya dan juga kecanggihan alat telekomunikasi yang dipakai. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN