Mohon tunggu...
Moheng Gonzales
Moheng Gonzales Mohon Tunggu... Come Back

five nine and seven three...

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Roda Zaman

25 Januari 2020   17:27 Diperbarui: 25 Januari 2020   17:25 11 0 0 Mohon Tunggu...
Roda Zaman
sumber gambar : i.pinimg.com

Roda zaman terus berputar sejak tempo dulu kala hingga ke masa kini, perubahan demi perubahan terus menggelinding, dari zaman primitif sampai ke zaman modern. 

Peradaban manusia berkembang pesat, semula rumah hanya beratap rumbai, kini menjelma gedung-gedung bertingkat pencakar langit. 

Dari sekelompok kecil manusia purba yang belum mengenal budaya, lambat laun berkembang menjadi bermacam-macam budaya menyebar di muka bumi. 

Jumlah manusia semakin banyak, semakin banyak pula pemikir-pemikir jenius, ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak cepat, dan yang paling mutakhir teknologi digital. 

Roda zaman selalu menyaksikan tahapan perubahan dari waktu kewaktu, dari hari kehari, dari tahun ketahun, dan dari abad keabad hingga nafas zaman nampak mulai tersenggal diusia tua. 

Berapa banyak sudah budaya manusia yang berkembang, dan berapa banyak pula ilmu pengetahuan dan teknologi tercipta, dan berusaha untuk menjadi negara maju dan berkembang. 

Roda zaman kadang kala menangis, mana kala menyaksikan anak zaman yang semakin tak terkendali melanggar budaya dan tatanan hidup. 

Dimana-mana dibelahan dunia ini, anak-anak zaman dengan pengetahuan dan kecanggihan teknologinya, membuat kerusakan-kerusakan di muka bumi, dan terakhir penyebaran virus corona. 

Alam pun menjadi murka, lalu kemudian menurunkan bencana sebagai peringatan agar anak zaman tak sewenang-wenang, menggunakan kepandaiannya. 

Segeralah bertobat selagi masih ada waktu, kesempatan ini semakin sempit, jangan menunggu hingga roda zaman berhenti berputar...!!!

*Singosari, 25 Januari 2020*

@jbarathan.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x