Mohon tunggu...
Peter Jeandrie
Peter Jeandrie Mohon Tunggu... Menulis ketika ingin. Rehat ketika ingin. Mengkritik ketika diperlukan. Diam ketika mengendalikan. Seorang penulis lepas yang kadang omong kosong di dalam tulisannya. Namun kadang menyelipkan pesan tersembunyi di dalam tulisannya. Sekian.

Pengamat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Hari Penuh Keadilan

19 Mei 2020   07:00 Diperbarui: 19 Mei 2020   07:01 7879 16 2 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Hari Penuh Keadilan
unsplash.com /Adam Wilson

Bila hari itu telah tiba, pergerakan semesta akan terhenti
Malaikat-malaikat bergentayangan di langit
Siapa yang berkenan kepada Tuhan akan dibawa ke langit
Dan para hakim manusia tertelan ke dasar neraka

Debu akan terpisah dari permata
Karya terbesar akan dileburkan seutuhnya
Suara sangkakala menggema keras membuat tulang gemetar
Bintang-bintang akan meledak tak memberikan cahaya

Keangkuhan menuntun pada lembah terkelam
Yang telah ditahirkan dituntun ke tempat yang aman
Setan-setan menggertakkan gigi bermunculan
Memeluk erat setiap dosa yang tak ditebus

Hari itu akan dibanjiri luapan air mata
Kehidupan yang hilang kembali menemukan kematian
Semua akan ditimbang sesuai apa yang dikerjakan
Hari belas kasih sudah tiada tersedia

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x