Mohon tunggu...
Peter Jeandrie
Peter Jeandrie Mohon Tunggu... Menulis ketika ingin. Rehat ketika ingin. Mengkritik ketika diperlukan. Diam ketika mengendalikan. Seorang penulis lepas yang kadang omong kosong di dalam tulisannya. Namun kadang menyelipkan pesan tersembunyi di dalam tulisannya. Sekian.

Pengamat

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Kapalku Berlayar Menuju Pulaumu

17 Mei 2020   19:28 Diperbarui: 17 Mei 2020   19:38 9935 5 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Puisi | Kapalku Berlayar Menuju Pulaumu
unsplash.com /Bramono Surya

Perjalanan kita menemukan kabut yang pekat
Rautan wajah bulan dipenuhi kegelisahan
Hal-hal yang tak terucapkan bagaimanapun tetaplah ada
Masih berjalan untuk mencari dan menemukan 

Jangkarku tak menemukan dasar untuk berpaku
Ada kalanya kau seperti pulau tanpa mercusuar
Aku tersesat di permukaan laut malam
Tak ada bintang untuk kubaca, tak ada

Tetaplah tegar menunggu, sampai akhirnya bertemu
Waktu tak dapat dilompati, tiada jalan pintas untukku
Perjalanan masih panjang, waktu pun demikian
Aku akan melaju terus hingga habis nafasku 

Bahkan kala siang, langit tak kunjung cerah
Setengah lainnya adalah malam tanpa akhir yang panjang
Bagaimana denganmu? Apakah kau alami yang sama?
Hatiku terluka oleh sesuatu yang tak kuketahui

Berlarilah bersamaku menuju tempat yang tersedia untuk kita
Ke tempat di mana waktu tak akan menemukan kita untuk merenggut sisa hidup
Kau tak perlu terburu untuk menemukanku
Karena bertemu adalah takdir untuk kita 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x