Mohon tunggu...
Junjung Widagdo
Junjung Widagdo Mohon Tunggu... Guru - Guru

Baca buku

Selanjutnya

Tutup

Metaverse Pilihan

Bjorka, Nasionalisme dan Demo Era Baru

15 September 2022   21:27 Diperbarui: 16 September 2022   10:14 327 30 20
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Ilustrasi hacker I Sumber Gambar: pixabay.com

Jika biasanya para hacker melakukan pembobolan data hanya untuk kepentingan pribadi, terbatas pada eksistensi diri dan motif ekonomi, pada fenomena "Bjorka" ini, ada aroma nasionalisme di balik aksi yang dilakukannya ini.

Bagaimana gaya nasionalisme Bjorka dalam aksi pembobolan ini?

Bjorka, sejak 4 September lalu nama ini kian santer di dengar, bahkan ada setidaknya 86.300.000 kueri terkait yang di tampilkan ketika kita melakukan pencarian dengan menggunakan kata Bjorka. Banyak dukungan ada juga yang menyesalkan atas aksi yang dilakukan oleh Bjorka ini.

Bagi mereka yang memberikan dukungan, aksi Bjorka ini disebut heroik, sebab dalam setiap aksinya Bjorka memiliki perhatian serius terhadap segala kebijakan yang di tetapkan oleh pemerintah.

Berikut adalah beberapa aksi Bjorka dengan aroma nasionalisme yang kental;

1. Bjorka Ingin Menunjukkan Konsistensi Pemerintah Terhadap Kebijakan Yang Ditetapkan

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan disebut hanya 2 kali vaksin I Sumber Gambar: money.kompas.com dari Dokumentasi Kemenko Marves
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan disebut hanya 2 kali vaksin I Sumber Gambar: money.kompas.com dari Dokumentasi Kemenko Marves

Ternyata @luhut_binsar baru 2x vaksin ygy, padahal dia yg getol suruh orang boster, gak malu tuh ? #bjorka #lbp #indonesia,

dikutip dari kompas.com pada 13 September 2022 pukul 09.31 komentar di ambil dari salah satu cuitan warganet di Twitter
 

Gara-gara aksi Bjorka ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dituding hanya 2 kali melakukan Vaksin, hal ini berdasarkan unggahan data yang telah di bobol oleh Bjorka. 

Warganet merasa geram, karena diketahui Luhut Binsar Panjaitan adalah orang yang sangat getol meminta masyarakat untuk vaksin, bahkan vaksin menjadi sebuah persyaratan bagi tiap warga negara dalam melakukan berbagai kegiatan yang biasanya di lakukan. 

Andai data ini benar, maka Menko Marves Luhut harus menjelaskan alasan mengapa beliau hanya 2 kali melakukan vaksin, apakah terdapat masalah dalam kesehatan atau terdapat penyakit bawaan sehingga fatal jika melakukan vaksin Booster.

Data yang di unggah oleh Bjorka juga belum tentu sepenuhnya benar, bisa saja data ini adalah data palsu yang hanya dibuat-buat semata untuk mencari kegaduhan dan popularitas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan