Mohon tunggu...
Jumari Haryadi Kohar
Jumari Haryadi Kohar Mohon Tunggu... Penulis, trainer, dan motivator

Aku lahir di Kotabumi - Lampung Utara, campuran dua suku bangsa dari dua pulau yang berbeda. Ayahku berasal dari Kediri - Jawa Timur, sedangkan ibuku berasal dari Baturaja - Sumatera Selatan. Latar belakang pendidikan di bidang IT dan sempat menjalani profesi sebagai programmer, guru, dosen dan konsultan IT. Terakhir menjadi direktur sebuah perusahaan IT, lalu beralih profesi menjadi penulis sampai sekarang. Menulis adalah pilihan hidupku. Penulis buku, trainer dan motivator adalah profesiku. Selalu merasa haus ilmu dan mau belajar dengan siapa saja. Tidak pernah merasa pintar karena selalu merasa sebagai pembelajar. Indah rasanya hidup ini jika banyak jejak karya tulisku yang bermanfaat bagi orang lain.

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Artikel Utama

Musisi Jazz Legendaris Ireng Maulana Meninggal Dunia

6 Maret 2016   07:25 Diperbarui: 6 Maret 2016   12:29 0 13 8 Mohon Tunggu...

[caption caption="Foto Ireng Maulana (sumber: http://berisiknews.com)"][/caption]Oleh: J. Haryadi

Minggu dini hari, 6 Maret 2016, sekitar pukul 00.25 WIB, musisi jazz legendaris Indonesia, Ireng Maulana menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Tomang, Grogol, Jakarta, dalam usia 71 tahun. Beberapa saat sebelumnya, dia menderita sesak nafas ketika akan melakukan pertunjukan musik bersama rekan-rekannya dalam pagelaran Java Jazz Festival 2016, Sabtu (5/3) di JIExpo, Kemayoran, Jakarta. Kemudian oleh teman-temannya Ireng segera dibawa ke rumah sakit, tetapi akhirnya nyawanya tidak bisa tertolong.

Kepergian pria dengan nama asli Eugene Lodewijk Willem ini tentu saja menjadi duka yang mendalam bagi dunia musik di tanah air. Menurut informasi yang dirilis dari Detik, kabar duka meninggalnya Ireng maulana tersebut disampaikan langsung oleh pihak Java Jazz 2016. Beberapa media televisi memberitakan kepergiannya, salah satu diantaranya Kompas TV.

Sementara itu berdasarkan berita yang dilansir dari kompas.com, Kabar duka ini diumumkan langsung melalui layar video yang terpasang di seluruh panggung BNI Java Jazz Festival 2016 yang digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/3/2016). 

"Keluarga besar Java Jazz Festival Production dan Trans Corp Turut Berbela Sungkawa Atas Wafatnya Tokoh Musisi Jazz Bapak Ireng Maulana pada Hari Minggu 6 Maret 2016 pukul 00.25 WIB. Semoga Amal Ibadah Almarhum Diterima Disisi Allah SWT. Amin," isi pesan duka tersebut. 

Informasi seputar meninggalnya Ireng sontak membuat terkejut beberapa teman-temannya sesama artis. Mereka ikut berduka dan beramai-ramai mengucapkan bela sungkawa melalui akun Twitternya masing-masing dengan hastag #RIPIrengMaulana. Beberapa diantarnya adalah Glenn Fredly melalui akun Twitter @GlennFredly. Dalam akunnya tersebut Glenn mengucapkan duka bagi musisi yang namanya meroket saat bergabung dengan grup Gelora Samudra pada 1960.

"Terimakasih Ireng Maulana atas bakti & karyamu untuk musik Jazz Indonesia. Rest in Love om Ireng," tulis Glenn.

Sementara itu penggagas Java Jazz Festival, Peter F. Gontha dalam akun Twitternya @PeterGontha, mengatakan,”Baru meninggal dengan tenang karena serangan jantung Tokoh musik Indonesia, Ireng Maulana."

Selain itu, akun Twitter resmi Transvision juga berkicau, “Keluarga besar Java Festival Production & Trans Corp Turut berbela Sungkawa atas wafatnya tokoh musisi Jazz bpk Ireng Maulana".

Juga Triawan Munaf dalam akun Twitternya @Triawan berkicau,"Turut berdukacita sedalam-dalamnya atas wafatnya Ireng Maulana, tokoh dan pelopor Jazz Indonesia, pendiri JakJazz. Selamat Jalan Bung Ireng".

Nama Ireng Maulana mulai dikenal saat dia membantu sang kakak Kiboud Maulana. Memang sejak remaja, dirinya sudah mencintai musik khususnya jazz. Karier musiknya kian melesat dengan melahirkan 17 album yang sempat digarapnya.

Selamat jalan Ireng Maulana, semoga jejak langkahmu dalam dunia musik bisa terus menginspirasi bangsa Indonesia.   

***

KONTEN MENARIK LAINNYA
x