Mohon tunggu...
JW
JW Mohon Tunggu... Menulis sesuatu yang menarik sehingga kita berfikir positif

Hanya manusia biasa yang ingin mencoba mengapresiasi diri dengan menulis dan membaca secara sederhana , terkadang tulisan menerka dan menganalisa tanpa standarisasi hanya fenomena atau cerita fiksi hanya angan dan sedikit impian

Selanjutnya

Tutup

Bisnis Pilihan

Banjir 2020 dan Awal Menghitung Kerugian

1 Januari 2020   18:03 Diperbarui: 2 Januari 2020   01:14 153 0 0 Mohon Tunggu...

Di awal tahun 2020 kita mengalami kebanjiran lagi. Hampir seluruh Jakarta terkena banjir dalam masa liburan 1 Januari 2020. Jakarta Boleh dikatakan lumpuh, tapi ini tidak terindikasi dengan bisnis. Karena ini masih dalam masa liburan.

Beberapa daerah yang terdampak cukup parah sepertinya adalah Taman Mini Square Jakarta Timur, Panjaitan Jakarta Timur, Kampus Borobudur Kalimalang, Jalan Pemuda Jakarta Timur, Perumahan Palad Pulogadung, Kramat Jati Jakarta Timur, dan daerah-daerah lainnya.

Daerah-daerah tadi yang disebutkan, ternyata banjir sudah naik pukul 2-4 pagi dini hari. Daerah Bekasi juga sama, banjir sudah menggenangi di Jalan Arjuna Harapan Indah Bekasi Jakarta di pukul waktu tersebut.

Sementara di Perumahan Sekneg Jalan Bambu Kuning Jakarta Barat, Rawa Buaya Jakarta Barat, Rawa Panjang Bekasi Timur, Jatiwaringin Bekasi, Si Sari Induk Kramat Jati Pondok Gede, berada di fase di bawah jam 6 pagi. Artinya, bahwa beberapa jam setelahnya tentu saja air sudah jauh lebih tinggi karena memang curah hujan semakin lama semakin deras.

Bila melihat laporan BMKG, di Jakarta Barat pada siang hari berawan dan malam hari hujan ringan. Dan hujan ringan juga terjadi di Jakarta Pusat.

Dari laporan BMKG itu sebetulnya tidak ada hujan yang cukup besar di area Jakarta per 1 Januari 2020, tapi pada saat ini rupanya air terus naik di beberapa daerah dan banjir sudah mulai merata. Hujan pun sudah mulai merata di seluruh daerah Jakarta. cek: BMKG 

Melihat situs BMKG Indonesia, menurut Himawari-8 IR satelit BMKG, cukup tebal dan indikasi pembentukan awan kelembaban air ada di udara.

Bahkan, beberapa laporan mengatakan bahwa cuaca ekstrem yang terjadi akibat dari kelembaban udara yang cukup tinggi. Dan sebenarnya hal ini sudah diketahui sejak 31 desember 2019.

Tidak ada infomasi 

Kadang kita bingung kenapa hal ini bisa terjadi, padahal saat malam pergantian malam tahun baru tidak ada berita sama sekali, guna kita antisipasi apabila banjir akan naik begitu hebat.

Dari pemantauan banjir daerah Jakarta saja, yang pukul 2 dini hari sudah mulai naik kita tidak mendapat kabar apa-apa. Sebenarnya bila ada kabar dari pihak terkait, tentu saja masyarakat bisa antisipasi masalah yang akan terjadi .

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
VIDEO PILIHAN