Mohon tunggu...
Puisi

Mengakulah...

4 Januari 2019   11:04 Diperbarui: 4 Januari 2019   11:39 64
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Tak usah seolah-olah memberi harapan

Itu hanya membuatmu seperti orang yang tidak punya ketegasan.

Kau ingin dipercaya

Namun, belum mampu mengatakan yang sebenarnya.

Sibuk katamu, tetapi kulihat kau asyik membaca koran

Kemudian berlalu membeli es krim di seberang jalan.

Sibuk katamu?!

Aku pun mulai muak dengan kebohongan-kebohongan sikapmu.

Mencuri menyentuh tanganku

Menarikku hingga terbenam dalam dekapanmu

Kau cium puncak kepalaku

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun