Mohon tunggu...
Juan Manullang
Juan Manullang Mohon Tunggu... Penulis - Penulis Lepas

Alumnus FH Unika ST Thomas Sumut IG: Juandi1193 Youtube: Juandi Manullang

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Habib Rizieq Larang PA 212 Gabung Partai Politik, Apakah Akan Efektif?

19 Juli 2020   19:02 Diperbarui: 19 Juli 2020   18:59 208
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: Kompas.com/Garry Andrew Lotulung

Imam besar FPI Habib Rizieq Shihab menyerukan agar Persaudaraan Alumni (PA) 212 tidak menjadi organisasi bawahan partai politik.

"PA 212 tidak boleh menjadi underbow partai politik apapun, kata Rizieq sebagaimana tercantum di keterangan pers Humas PA 212, seperti dikonfirmasi oleh Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif dilansir detik.com, 19/7/2020.

Seruan Rizieq tersebut adalah seruan terakhir dari 5 poin sambutan tertulis dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) II PA 212.

Atas pernyataan Habib Rizieq, apakah akan efektif seruan itu?. Kalau kita cermati sebenarnya Organisasi PA 212 tidak jadi bawahan partai politik tetapi para anggotanya sangat memungkinkan masuk partai politik.

Hal itu karena hak semua orang untuk berpolitik tanpa ada yang dapat mengekang atau melarangnya. Namanya berpolitik siapa saja boleh dan diberi kebebasan seluas-luasnya.

Apalagi kalau ada niatan untuk membangun daerahnya masing-masing, tentu akan ikut masuk ke partai politik sebagai kendaraan politik menuju singgasana kekuasaan.

Penulis berpikir seruan dari Habib Rizieq hanya berupa seruan saja dan belum tentu akan dijalankan penuh oleh anggotanya di PA 212.

Melihat pernyataan seorang Habib Rizieq itupun bagi penulis adalah bentuk kekesalan karena ada usulan RUU HIP yang dirancang oleh wakil rakyat di DPR dengan pengusul pertama juga dari oknum partai politik, sehingga ada niatan untuk melakukan perlawanan dengan mengajak anggota PA 212 tidak masuk partai politik dan PA 212 tidak dibawahi partai politik.

Bentuk kekecewaan dari seorang Rizieq itu sudah benar, ketimbang memakai cara-cara yang tidak benar dan melanggar lebih baik mengajak anggota PA 212 tidak berpolitik dan dibawahi partai politik.

Caranya sudah benar tapi tidak akan efektif  bagi masing-masing anggota yang ada dibawahnya.

Lebih baik mengajarkan para anggota untuk lebih aktif dan reaktif menyuarakan suara rakyat kepada setiap kebijakan pemerintah yang dianggap tidak pro terhadap rakyat dengan cara penyampaian yang baik dan benar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun