Mohon tunggu...
Jonatan Aditya Garingging
Jonatan Aditya Garingging Mohon Tunggu... Mahasiswa

Lahir pada tanggal 30 Juli 2002 di Pematangsiantar, Sumatra Utara. Sekarang sedang menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan Bandung.

Selanjutnya

Tutup

Hukum

Pentingnya Penerapan Kesadaran Hukum yang Dibentuk dalam Kehidupan Masyarakat dan Negara

30 Juni 2020   18:17 Diperbarui: 30 Juni 2020   18:09 28 0 0 Mohon Tunggu...

Kesadaran hukum adalah suatu kesadaran yang ada pada masyarakat untuk menganggap suatu aturan sebagai hukum, yaitu norma yang memuat tatanan nilai yang harus dilaksanakan dan dipatuhi. 

Kesadaran hukum merupakan unsur yang sangat penting dalam kehidupan sosial manusia karena melalui kesadaran hukum, suatu tatanan nilai atau norma dianggap sebagai hukum dan memiliki suatu keharusan untuk dipatuhi karena dianggap memang kodratnya dipatuhi. 

Kesadaran hukum memiliki dua bentuk, yaitu yang sudah ada yang datang dari rasio dan moral manusia dan yang dibentuk yang merupakan hasil dari adanya kewibawaan hukum dari norma hukum yang dibentuk oleh pihak yang berwenang. 

Dengan demikian, kesadaran hukum dapat hadir sebagai sumber pembentukan hukum dan  sebagai hasil dari pembentukan hukum itu sendiri akibat hukum tersebut menuntut untuk ditaati. 

Dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan, kesadaran hukum yang dibentuk menjadi unsur yang penting bagi masyarakat dan pemerintahan karena melalui kesadaran hukum ini, masyarakat atau pemerintah dapat memanipulasi moral masyarakat dengan cara pembentukan hukum. 

Lalu, bagaimana penerapannya dalam kehidupan masyarakat dan negara dan apakah yang menjadikan kesadaran hukum tersebut sebagai unsur penting dalam dinamika kehidupan masyarakat dan pemerintahan?

Penerapan kesadaran hukum yang dibentuk dalam dinamika kehidupan masyarakat dilakukan dengan cara pembentukan hukum dengan tujuan untuk menciptakan suatu tatanan nilai yang baru dan mengubah atau memodifikasi tatanan nilai yang sudah ada dalam suatu kesatuan masyarakat. 

Hukum yang dimaksud dalam pembentukan hukum tersebut bukanlah hanya hukum dalam artian sempit yang dibentuk oleh pemerintah, tetapi juga hukum dalam perspektif yang lebih luas, yaitu segala norma termasuk norma bukan hukum yang dianggap harus dipatuhi, bukan yang memiliki sanksi hukum. 

Pembentukan hukum tersebut dilakukan oleh kesatuan masyarakat itu sendiri atau pihak yang dianggap oleh masyarakat memiliki kapasitas untuk mengadakan suatu pengaturan terhadap masyarakat, yaitu pemerintah dan pemimpin-pemimpin kesatuan masyarakat hukum adat yang eksistensi masyarakat hukumnya masih ada.

Hasil pembentukan hukum tersebut adalah suatu hukum yang baru yang mendorong lahirnya suatu kesadaran hukum yang baru yang ada dalam masyarakat, sehingga nilai yang terkandung dalam peraturan tersebut menjadi melekat pada masyarakat dan mengubah tatanan nilai yang sudah ada sebelumnya dalam masyarakat. 

Salah satu contoh dari penerapan kesadaran hukum dalam dinamika kehidupan masyarakat yang dibentuk melalui pemebentukan hukum adalah pembentukan hukum tentang perlindungan HAM yang melarang kanibalisme oleh pemerintah, sehingga membentuk kesadaran hukum yang baru pada masyarakat adat yang sebelumnya melakukan kanibalisme untuk tidak melakukannya lagi dan tatanan nilai tentang kanibalisme tersebut tergantikan dengan tatanan nilai kemanusiaan dalam HAM.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x