Mohon tunggu...
Joko Windoro
Joko Windoro Mohon Tunggu... Relawan - Pelestari Keragaman Hayati

Sumberdaya alam adalah milik anak cucu, aku hanya dititipi untuk menjaga dan merawat.

Selanjutnya

Tutup

Bahasa

My December

1 Desember 2021   06:30 Diperbarui: 1 Desember 2021   06:55 124 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
sumber ilustrasi: Sharanya Sasidharan@pinterest

And I give it al away... (My December, Linkin' Park)


Sepuluh tahun lalu, ketika tersiar kabar ramalan suku Maya yang mendiami semenanjung Yukatan, Amerika Tengah, dunia geger. Pasalnya ramalam itu menyebutkan dunia akan kiamat pada 12/12/2012.

Opini yang menyesaki media massa dan perbincangan publik kala itu terpolarisasi. Sebagian opini percaya pada isi ramalan, tapi mayoritas tidak percaya. 

Dalil dan kajian ilmiah bertebaran untuk mendukung opini masing-masing.
Saya termasuk yang tidak percaya. Alasannya, saya justru orang yang tahu persis apa yang akan terjadi pada konstelasi numerik 12/12/12 yang unik itu, jauh sebelum hari H.

Mr. Charles, English native speaker yang tengah mengajar di tempat kursus Bahasa Inggris kakak saya, ngotot pengen tahu apa yang saya pastikan bakal terjadi.

"I'll be 40," jawab saya sambil menunjukkan kolom tempat dan tanggal lahir di KTP saya.

Saya bukan model orang yang rutin merayakan ulang tahun. Istilah ulang tahun pun, dalam kaidah bahasa rasanya absurd.

Coba perhatikan:  konstelasi numerik untuk melambangkan  tahun pasti berubah/bertambah. Yang pasti berulang adalah lambang numerik tanggal dan bulan.

Dalil matematisnya, bilangan perlambang tahun menempati deret linier sehingga tidak mungkin berulang. Sementara bilangan penanda tanggal dan bulan berada di lintasan sirkuler yang selalu berulang. Jadi, istilah ulang tahun itu merujuk ke mana?

Dalam English, padanan istilah ulang tahun adalah 'birthday'. Istilah ini juga rancu dan boros. Kenapa?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Bahasa Selengkapnya
Lihat Bahasa Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan