Mohon tunggu...
Jepe Jepe
Jepe Jepe Mohon Tunggu... kotak katik gathuk

Males nulis panjang. Ogah jaim.

Selanjutnya

Tutup

Diary Artikel Utama

Uji Nyali: Belanja Daring Makanan Beku!

25 Mei 2021   14:47 Diperbarui: 1 Juni 2021   19:26 723 44 18 Mohon Tunggu...

Suatu kali saya pernah belanja ikan salmon beku yang ditawarkan di sebuah beranda belanja daring. 

Karena saya pikir ikannya dalam keadaan beku, maka saya pesan dengan pengantaran saat itu juga alias instant. Sekitar satu jam kemudian, ikan saya terima dalam keadaan terbungkus kantong plastik yang tidak terlalu kedap lengkap dengan etiket mereknya. 

Ikannya sendiri dalam keadaan setengah beku. Kantong plastik berisi ikan tersebut dibungkus dalam sebuah kotak karton yang dilengkapi dua plastik es batu yang sudah setengah meleleh.

Yang membuat saya lebih kaget lagi, warna ikan salmonnya sendiri tidak lagi berwarna merah jambu seperti di foto iklannya. Warna ikan salmon yang terima malah oranye muda.

Karena kaget saya pun duduk dan minum teh manis supaya kaget saya hilang. Saat itu saya baru berpikir, mungkin belanja makanan beku secara daring lalu nanti mengonsumsinya adalah kegiatan yang berisiko sangat tinggi.

Sedikit melalukan pencarian di internet, saya menemukan minimum dua hal yang membuat konsumsi makanan beku yang dibeli daring di negeri kita ini dapat digolongkan sebagai kegiatan berisiko tinggi.

Pertama: kita tidak tahu bagaimana penanganan makanan beku tersebut sampai di tangan kita

Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI no 5 tahun 2015 tentang "Pedoman Cara Ritel Pangan yang Baik di Pasar Tradisional" secara gamblang menjelaskan bahwa ikan, daging, daging unggas dan pangan beku harus disimpan pada suhu -18 derajat celcius dan dibungkus dengan plastik kedap air.

Suhu -18 derajat celcius (0 derajat Fahrenheit) atau lebih rendah dari itu menyebabkan sebagian besar bakteri menjadi tidak aktif dan tidak berkembang biak sehingga makanan tidak akan busuk.  

Makanan beku yang disimpan di kulkas dengan suhu di atas -18 derajat tentu tidak memenuhi syarat tersebut. Makanan beku yang sempat meleleh di suhu ruangan lalu kemudian dibekukan kembali juga tidak memenuhi kondisi itu. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
VIDEO PILIHAN