Mohon tunggu...
john prima
john prima Mohon Tunggu... -

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

#studidampak / Menjelajahi Cantiknya Pulau Seribu

27 Juni 2018   13:44 Diperbarui: 28 Juni 2018   16:47 539
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Salah satu kepulauan cantik nan eksotis di Indonesia terdapat di Kepulauan Seribu Jakarta. Kepulauan dengan keindahan gugusan pulau yang tersebar dengan masing-masing kecantikannya sampai warna-warni cantik biotanya yang menghiasi dasar laut. Kecantikan alam bahari ini dapat kita nikmati tidak jauh dari Ibu Kota Jakarta. Masih memiliki pantai dengan garis pantai yang terlihat putih dan air biru jernih yang memanjakan mata. Jika penggemar  wisata laut, Pulau seribu dapat menjadi pilihan bila hanya memiliki sedikit waktu senggang.

Langit masih gelap pagi itu, namun tak menghalanginya untuk menembus Kota Jakarta. Sebuah perjalanan singkat bersama dengan kawan-kawan, diawal bulan  november 2017 dengan menggunakan kapal dari Pelabuhan Kali Adem. Menuju pelabuhan ini dapat diakses dengan moda transportasi umum, KRL hingga stasiun angke menjadi pilihan yang selanjutnya berganti dengan transportasi  online, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk tiba di pelabuhan. 

Pelabuhan Kali Adem adalah gerbang menuju pulau-pulau di Kepulauan Seribu, selain dari Marina Ancol. Tempat yang menjadi meeting point bagi wisatawan yang akan menjelajahi Pulau Seribu. Meski akses menuju dermaga ini sudah diperbaiki namun tetap harus melewati sebuah pasar ikan yang tentunya mengeluarkan aroma amis serta limbah yang menguar di udara.

Kapal mulai meninggalkan dermaga sekitar pukul 08.00 pagi, menempuh tiga jam perjalanan hingga akhirnya tiba di dermaga Pulau Kelapa pada pukul 11.00. Namun, dari dermaga ini masih harus berjalan kaki sekitar 15 menit atau juga dapat menggunakan becak bila terasa lelah untuk berjalan kaki menuju home stay milik Bapak Wawi yang berada di Pulau Harapan. Pulau ini sudah memiliki fasilitas-fasilitas umum yang sudah cukup lengkap untuk wisatawan gunakan. Sehingga akan memudahkan wisatawan selama melakukan kegiatan wisata.

Setibanya di homestay, saya istirahat, membereskan barang dan makan siang sebelum memulai menjelajahi cantiknya Pulau Seribu bersama Bapak Musa dan Bapak Baygon. Melihat cantiknya Pulau Seribu ini dimulai dengan snorkeling. Ada banyak spot snorkeling di Kepulauan Seribu, dengan panduan dari Bapak Musa saya diantarkan menuju dua tempat untuk snorkeling. Dengan kecantikan yang sama hanya dengan pemandangan bawah laut yang berbeda.

Spot snorkeling pertama berada di kawasan Pulau Puteri, di sini saya disuguhi dengan bawah laut yang terdiri dari gugusan-gugusan karang dan warna-warni ikan yang menghiasi cantiknya bawah laut. Dan tenang saja arus di area Pulau Putri ini cukup tenang, jadi tidak perlu khawatir. Spot kedua snorkelling tidak jauh dari kawasan Pulau Putri, tak kalah cantik namun berbeda. 

Spot ini menyuguhkan dasar laut berpasir putih lembut dengan ikan warna-warni. Semua keindahan ini terabadikan dengan foto underwater. Di kegiatan snorkelling itu tidak hanya menyelam saja, namun saya juga memberi makan ikan dengan roti agar ikan mau mendekat dan dapat digunakan untuk berfoto juga.

Setelah puas menikmati cantiknya bawah laut, berganti tempat untuk menikmati Pulau seribu dari atas air. Untuk yang tidak bisa berenang atau pun tidak ingin berenang ditempat ini tetap bisa menikmati kecantikan Pulau Seribu. Pasir timbul, tempat ini hanya berupa hamparan pasir yang timbul ditengah laut saat air surut, sangat cantik  dengan dikelilingi air yang sangat jernih dan lautan lepas. Seolah-olah dapat berdiri ditengah lautan. Pulau selanjutnya yaitu Pulau Perak, setibanya di pulau ini langsung  berloncatan ke pasir putih yang terasa lembut, halus dan hangat di kaki. 

Pulau ini menjadi yang paling cantik untuk perjalanan ini dengan mengabadikannya melalui  foto, tidak hanya berfoto yang menjadi tujuan utama kami menyinggahi Pulau Seribu tetapi kami juga bermain lagi dengan air laut dan ayunan kayu yang tersedia. Di pulau ini wisatawan diperbolehkan untuk mendirikan tenda untuk kegiatan camping. Pulau terkahir penuntup hari pertama yaitu Pulau Dolpin, pulau kecil ini terdapat warung kecil yang disinggahi selain untuk melihat sudut cantiknya juga untuk mengganjal perut setelah perjalanan menyusuri pulau dan dapat camping bila berminat sama halnya dengan Pulau Perak. 

Tiba di homestay langit sudah berubah warna cantik diujungnya walau tertutup awan.  Membersihkan diri setelah seharian bersenang -- senang dengan air laut dan pasir pantai. Malam menjelang kami ada  acara barbeque ikan dan cumi-cumi di gazebo homestay, senang dan nikmat. Sekaligus sebagai penutup kegiatan dihari pertama di Pulau Harapan. Beristirahat untuk memulihkan kembali tenaga yang telah terkuras selama seharian menjelahi beberapa sudut cantik Pulau Seribu.

Pagi hari di hari terkahir, saya disuguhi sarapan pagi dengan teh manis dan snack yang masih hangat sebelum menuju pulau untuk menutup perjalanan di Pulau Seribu. Pulau Bira Kecil menjadi pulau pertama yang kami kunjungi pagi ini, pulau ini cukup luas. Disambut beberapa anjing yang mendiami pulau ini. Angin disini cukup kencang tapi tidak mengurangi kencantikanya untuk diabadikan. Pulau ini cocok digunakan untuk bersantai dengan ayunan-ayunan yang ada dan berkeliling mencari tempat dengan view yang cantik untuk diabadikan dengan foto. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun