Mohon tunggu...
Johan Yan
Johan Yan Mohon Tunggu... -

JOHAN YAN seorang motivator budaya kelahiran medan 7 juli 1974, mengenyam pendidikan arsitektur S1 Universitas Kristen Petra, pemegang 6 rekor MURI dalam 3 tahun berturut turut memotivasi 518 direktur 4073 manager, pengarang buku "poor is sin", Pria keturunan tionghua ini juga mendapat penghargaan gelar pangeran kehormatan dari Pakubuono XIII solo dalam bidang kebudayaan pada tahun 2012, Pada tanggal 19 mei 2012 Johan Yan dianugerahi kehormatan sebagai 10 orang berpengaruh dibidang budaya di indonesia. The Outstanding Young Persons (TOYP) yang di gagas oleh Junior Chamber International (JCI) sebuah organisasi kepemudaan Perserikatan Bangsa Bangsa.

Selanjutnya

Tutup

Politik

Dahlan Iskan nekat !!

24 Agustus 2013   16:49 Diperbarui: 24 Juni 2015   08:52 2598 7 7
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
13780958501860143994

Dahlan Iskan nekat !!

(Video Dahlan Iskan bergairah : http://www.youtube.com/watch?v=ZLzhwQJkprE)

Saya Johan Yan, anda tidak perlu mengenal saya, tetapi anda perlu mengenal seseorang yang akan saya ceritakan ini, saya memiliki pengalaman yang sangat kuat terhadap sosok Dahlan Iskan, saya ingat waktu itu tahun 2008, pada waktu itu beliau baru selesai menjalani operasi ganti hati, saya sangat menyadari waktu itu beliau sangat rentan sekali, makanan dijaga, tidak boleh kondisi lelah, bahkan seiingat saya beberapa pendamping yang kebetulan berposisi dekat dengan beliau harus menggunakan masker sebab kondisi yang sangat rentan terhadap penyakit. Saya terharu ketika pertama kalinya berjumpa dengan beliau, untuk meminta beliau membuka konggress motivasi terbesar di Asia tenggara, pada waktu itu, belum ada korporasi atau orang yang tertarik dengan dunia motivasi, itu konggress motivasi pertama yang melibatkan 518 direktur dan 4073 manager, memecahkan 6 rekor muri dalam 3 tahun berturut turut. Beliau menyanggupi dengan "anggukan kepala dan senyuman" yang sampai saat ini tidak akan pernah dapat saya lupakan. "Anggukan kepala dan senyuman" yang sangat sederhana, Ya Pak Dahlan itu sangat sangat sederhana orangnya Saya tidak pernah membayangkan di acara yg luar biasa tersebut ada momentum yang sangat mengharukan terjadi,.... Ditengah tengah dentuman musik motivasi ratusan ribu watt yg hingar bingar, bentangan layar LED puluha meter dan panggilan MC yang menggelegar untuk mengedifikasi beliau, tiba tiba suasana hadirin berubah menjadi Haru dan hening, ..... Dari kejauhan kami dengan mata berkaca kaca melihat Pak Dahlan lari sambil tersenyum menahan sakit,...., sayub sayub terdengar para ibu yang histeris "Ya Allah, Ya Allah," saya mencari sumber suara, Ya Tuhan kami sangat terharu sekali sebab kami tahu kondisi beliau waktu itu masih pemulihan dan tidak memungkinkan beliau untuk berlari, beberapa detik kemudian kami di kagetkan tepuk tangan "standing ovation"  yang luar biasa, beberapa direktur dan manager terlihat tidak kuasa menahan haru,.... Itu bukan kotbah yang indah, tetapi apa yg terjadi menggugah emosi kami, ini sesi motivasi terbaik sepanjang masa!. Sesampai di panggung kehormatan, beliau memulai pidatonya dengan senyum dan berkata "seharusnya saya tidak diijinkan dokter untuk berlari seperti tadi, tetapi saya lakukan untuk anda semua,... " Saya benar benar terharu, sejak itu ada didalam hati saya bahwa dihadapan saya adalah seorang pemimpin besar!, seorang pemimpin yang rela lakukan apa saja untuk memotivasi siapapun disekitarnya. "Perusahaan tidak akan maju kalau karyawannya tidak bergairah, ayoooo bergairahlah dalam bekerja, ayooo kerja kerja kerja untuk Indonesia" kata kata itu tidak akan pernah aku lupakan, itu pidato paling bersejarah dari seorang "motivator muda" !! Apa ini karena beliau (dengar dengarnya) memakai "hati" anak muda? Walahualam. Itu sesi yang sangat bersejarah, saya katakan demikian, karena sesi itulah, kami dapat melanjutkan tradisi konggress motivasi hingga memecahkan 6 rekor MURI dalam 3 tahun berturut turut. Pada akhir sesi saya benar benar dipermalukan kembali oleh beliau, ketika saya menyodorkan "Persembahan kasih" kepada beliau, dengan "anggukan kepala dan senyum" yang sama beliau menolaknya. Saya tidak berani mencoba dan memaksanya kembali sebab saya melihat ada api motivasi di mata beliau yang menjelaskan semuanya. Selang seminggu saya mengirim sebuah foto untuk bapak Dhalan iskan setinggi badan dan bertuliskan "NEW HOPE" saya tidak tahu mengapa saya menulis "NEW HOPE" di foto tersebut yang saya tahu,... Ketika melihat beliau berlari sambil memegang luka operasi "ganti hati" berlambang mercy di tubuhnya,... Itu benar benar mengispirasi dan saya tahu "Indonesia ada harapan baru" mungkin seperti kebanyakan orang yang dirasuki pemberitaan media lebih dari 8 jam sehari tentang politik dan keputusasaan, kita terpaksa menyimpulkan bahwa politik itu penuh dengan kebohongan atau partai itu tidak ada yang jujur atau apalah, ya saya setuju itu. Ya saya pun tahu dan saya setuju banyak pemimpin yang mengobral janji ketika hendak dipilih, tetapi yang saya tahu tidak ada diantara mereka yang berani mengambil resiko antara hidup dan mati atas kesehatannya demi sebuah motivasi dan harapan baru, tidak ada yg berani berlari ke panggung kehormatan sementara dia sadar apa yang dilakukan adalah beresiko kematian. Itulah Dahlan Iskan, "Pak Dahlan apa yang ada dihati anda waktu itu? Mengapa?" Pertanyaan itu masih ada dan tidak pernah terjawab sampai hari ini. Tahun lalu saya mendapat penghargaan dari sebuah organisasi kepemudaan Perserikatan bangsa bangsa, diatas mimbar kehormatan itu, saya pun berkata dalam hati yang terdalam  "saya berhutang budi kepada Pak Dahlan" sebab mungkin beliau tidak sadar walau saya sorang motivator, saya mendapat api motivasi dan harapan pertama dari beliau. Dahlan itu Guru, tanpa kelas, Dahlan itu Teladan, tanpa bicara, kini siapapun akan bangga menyebut diri DAHLANIS, semua akan bangga menyebut diri Murid dari pahlawan berbaju putih ini (http://politik.kompasiana.com/2013/08/29/13-rahasia-terlarang-dahlan-iskan-588159.html) Sore ini saya merenung ketika menulis surat ini, apakah "NEW HOPE" kata kata yang saya ukir 5 tahun lalu itu, sebuah nubuatan atau ramalan atas bangsa ini?, saya percaya ada "harapan baru DEMI INDONESIA", terima kasih Abah Dahlan Iskan, sekarang BERLARILAH diluar panggung kehormatan DEMI INDONESIA, agar Indonesia tahu, agar indonesia memiliki harapan baru. Berlarilah pahlawanku, pahlawan berbaju putih. Salam dari saya Johan Yan INILAH 7 ULAH MEMALUKAN DAHLAN ISKAN, menteri ini yang memalukan anda? sebuah rahasia yang tidak diungkap dimedia, "bapak Menteri mengapa anda lakukan ini semua? http://politik.kompasiana.com/2013/09/03/inilah-7-ulah-memalukan-dahlan-iskan-589387.html

Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan