Mohon tunggu...
Johan Japardi
Johan Japardi Mohon Tunggu... Penerjemah - Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Lulus S1 Farmasi FMIPA USU 1994, Apoteker USU 1995, sudah menerbitkan 3 buku terjemahan (semuanya via Gramedia): Power of Positive Doing, Road to a Happier Marriage, dan Mitos dan Legenda China.

Selanjutnya

Tutup

Gayahidup Pilihan

Mindfulness: Dasar-Dasar Meditasi

16 September 2021   10:58 Diperbarui: 16 September 2021   11:04 90 4 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mindfulness: Dasar-Dasar Meditasi
Ilustrasi. Sumber: draxe.com

Dengan sebuah tujuan dalam pikiran, konsep ke mana meditasi Anda akan mengarah, akan mengganggu pengalaman meditasi yang sebenarnya.

Ilustrasi. Sumber: Practical Mindfulness Book, hlm. 64.
Ilustrasi. Sumber: Practical Mindfulness Book, hlm. 64.

Meditasi mindfulness itu mudah dan sama sekali tidak menakutkan. Meditasi mindfulness melibatkan duduk di sebuah ruangan yang tenang dan mengikuti beberapa panduan sederhana. Pengalaman apa pun yang Anda miliki selama meditasi akan berharga bagi Anda ketika Anda merenungkannya setelah meditasi.

Kesalahan umum yang dilakukan oleh orang-orang yang belum pernah bermeditasi adalah memasuki meditasi itu dengan tekad dan dengan sebuah tujuan yang pasti. Dalam banyak aspek kehidupan, menetapkan tujuan dan mengukur kemajuan Anda memang diinginkan. Itu yang mendorong Anda maju dalam karier atau bidang ambisi lainnya.

Meditasi itu berbeda: jika Anda memiliki sebuah tujuan dalam pikiran, sebuah konsep ke mana meditasi Anda akan mengarah, maka itu akan mengganggu pengalaman yang sebenarnya.

Mindfulness tidak didorong oleh tujuan dan mencapai sebuah keadaan kesadaran sejati melibatkan keterbukaan penuh, bukan tujuan yang tetap. Meditasi mindfulness adalah latihan kesadaran - pada momen ini, dengan tujuan tertentu, dan tanpa penilaian.

Latihan yang akan Anda mulai pada dasarnya sangat mudah, sedemikian rupa sehingga "olahraga" bukanlah kata yang tepat, karena olahraga menyiratkan upaya dan teknik.

Satu-satunya upaya yang Anda aplikasikan adalah keputusan untuk memulai dan melanjutkan, sampai saatnya tiba untuk berhenti. Selama meditasi, Anda mengarahkan pikiran Anda dengan ringan dan terarah ke fokus yang Anda pilih. Tidak ada teknik untuk dipelajari. Jika Anda mulai berpikir bahwa Anda melakukan hal yang salah, itu adalah penilaian tentang diri Anda sendiri, dan sudut pandang mindfulness adalah menangguhkan seluruh penilaian.

Jika Anda khawatir bahwa pikiran Anda terus-menerus ditarik pergi dari meditasi Anda, itu juga semacam penilaian. Faktanya, pikiran Anda akan selalu ditarik pergi dari fokusnya oleh segala macam hal, memori, sensasi, perasaan, spekulasi, dan itulah yang bisa Anda harapkan terjadi ketika Anda bermeditasi. Dari proses itulah Anda mempelajari kebenaran penting: memperhatikan distraksi dan kembali fokus adalah latihannya.

Cara yang mindful untuk mengatasi pikiran, perasaan, dan sensasi yang mengganggu dalam meditasi adalah dengan menyadarinya dan kemudian melepaskannya. Kesadaran adalah keseluruhan inti dari meditasi, dan kesadaran membuka pintu untuk pemahaman diri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
LAPORKAN KONTEN
Alasan