Mohon tunggu...
Johan Japardi
Johan Japardi Mohon Tunggu... Penerjemah - Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Lulus S1 Farmasi FMIPA USU 1994, Apoteker USU 1995, sudah menerbitkan 3 buku terjemahan (semuanya via Gramedia): Power of Positive Doing, Road to a Happier Marriage, dan Mitos dan Legenda China.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Sains tentang Peradangan (Inflamasi)

29 Agustus 2021   22:35 Diperbarui: 30 Agustus 2021   05:29 372
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Inflamasi. Sumber: The Anti-inflammatory Plan, 1st Ed., hlm. 4.

Ada proses mendasar yang menghubungkan dan menjelaskan sebagian besar, jika tidak semua, penyakit kronis, antara lain serangan jantung, stroke, osteoporosis dan penurunan kognitif.

Proses itu menghubungkan kondisi-kondisi yang tampaknya berbeda satu sama lain, misalnya asma, eksim, dan masalah fertilitas (kesuburan). Proses itu berada di tengah banyak penyakit, misalnya rasa sakit anggota badan, hidung tersumbat dan migrain yang menyakitkan (lihat artikel saya: Sains tentang Migrain yang Perlu Diketahui, dan proses itu disebut inflamasi.

Dalam artikel saya: Bagaimana Autoimunitas Dimulai, telah dijelaskan inflamasi yang bisa memicu autoimunitas. Sekarang mari kita lihat lebih jauh tentang inflamasi itu sendiri.

Inflamasi pada dasarnya dimaksudkan untuk menjadi sebuah proses yang bermanfaat, tetapi ada banyak aspek pola makan dan gaya hidup kita yang bisa memicu dan melanggengkan inflamasi.

Saat bertahan dalam jangka waktu yang lama, inflamasi bisa mendatangkan malapetaka pada tubuh dan secara signifikan meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit termasuk kanker, diabetes dan penyakit jantung.

Inflamasi juga bisa menyebabkan penuaan sebelum waktunya, yang sekarang dipahami secara luas sebagai alasan utama mengapa kita menua (sedemikian rupa sehingga sekarang dijuluki penuaan akibat inflamasi/imflamm-aging).

Semakin banyak orang yang menderita inflamasi krnis pada usia yang lebih muda, dan akibatnya mengalami kesehatan yang buruk dan secara signifikan mengurangi kualitas hidup.

Menargetkan penyebab inflamasi yang mendasari, memakan diet anti-inflamasi dan menyesuaikan gaya hidup adalah cara paling ampuh dan efektif untuk menjaga diri Anda dengan baik dan mencegah inflamasi.

Dalam artikel ini Anda akan menemukan penyebab utama inflamasi, termasuk makanan, gaya hidup dan pemicu lingkungan, dan memahami perubahan paling penting yang perlu Anda lakukan untuk membalikkan dan mencegah inflamasi.

Ini akan membantu Anda mengungkap area kesehatan Anda yang mengipasi api inflamasi dan paling membutuhkan dukungan, dan memberi Anda alat sarna untuk memelihara tubuh Anda dan mengarahkan diri Anda ke jalan menuju kesehatan yang optimal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun