Mohon tunggu...
Johan Japardi
Johan Japardi Mohon Tunggu... Penerjemah - Penerjemah, epikur, saintis, pemerhati bahasa, poliglot, pengelana, dsb.

Lulus S1 Farmasi FMIPA USU 1994, Apoteker USU 1995, sudah menerbitkan 3 buku terjemahan (semuanya via Gramedia): Power of Positive Doing, Road to a Happier Marriage, dan Mitos dan Legenda China.

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi Pilihan

Iridium pada Observatorium Sinar-X

18 Juli 2021   12:35 Diperbarui: 18 Juli 2021   12:44 151 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Iridium pada Observatorium Sinar-X
Observatorium Sinar-X Chandra NASA. Diadaptasi dari: buku Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia, hlm. 92-93.

Keterangan gambar:
1. Teleskop ini digunakan untuk mempelajari sinar-X dari benda-benda di luar angkasa.
2. Pintu ini melindungi peralatan dari silau matahari.
3. Lapisan Iridium pada cermin ini hanya setebal beberapa atom.

Tabel periodik unsur-unsur kimia, diadaptasi dari buku: Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia.
Tabel periodik unsur-unsur kimia, diadaptasi dari buku: Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia.
Dalam tabel periodik, Iridium (Ir), yang  memiliki nomor atom 77, adalah Logam Tanah ke-3 dalam golongan 9 setelah Kobalt (Co), lihat artikel saya: Kobalt dalam Sendi Panggul Buatan dan Rodium (Rh), lihat artikel saya: Rodium untuk Membuat Serat Kaca. Di bawahnya terdapat sebuah unsur radioaktif, yaitu Meitnerium (Mt).

Sebagai salah satu dari 6 logam golongan Platinum, Iridium memiliki sifat dan penggunaan yang mirip dengan anggota lain dari golongan tersebut, dan Iridium ditemukan ketika para kimiawan mulai melakukan analisis kimia bijih Platinum pada awal abad ke-19.

Pada 1803, Iridium ditemukan oleh kimiawan Inggris Smithson Tennant, pada saat yang sama ketika dia menemukan golongan Platinum lainnya, Osmium.

Karena unsur baru tersebut menghasilkan banyak senyawa berwarna, maka Tennant menamakannya berdasarkan nama Iris, dewi Yunani yang dikaitkan dengan pelangi.

Seperti Rodium, lihat artikel saya: Rodium untuk Membuat Serat Kaca, Iridium sering ditemukan dalam bentuk unsurnya serta dalam mineral tertentu.

Kerapatan Iridium murni diperkirakan paling tinggi dari semua unsur, tetapi kerapatan terukurnya sangat sedikit lebih rendah daripada Osmium.

Kristal Iridium murni dan Meteorit Willamette. Diadaptasi dari: buku Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia, hlm. 92.
Kristal Iridium murni dan Meteorit Willamette. Diadaptasi dari: buku Periodic Table Book - A Visual Encyclopedia, hlm. 92.
Iridium adalah unsur alami paling langka di bumi, hanya ada 1 atom Iridium dari setiap miliar atom dalam batuan bumi.

Logam padat ini bisa ditemukan dalam bentuk murninya di alam serta dalam bijih umum lainnya yang mengandung Nikel dan tembaga.

Iridium terdapat dalam meteorit dan batuan luar angkasa lainnya.

Lapisan tanah liat kaya Iridium ditemukan dalam kerak bumi di seluruh dunia, terutama di Badlands, Dakota Selatan, AS.

Para ilmuwan percaya jumlah Iridium yang kecil dalam bumi diendapkan oleh debu dari ledakan 66 juta tahun yang lalu ketika sebuah meteorit besar menghantam planet kita.

Penggunaan Iridium antara lain sebagai pelapis dari cermin Observatorium X-ray Chandra milik NASA, dan teleskop yang mengorbit bumi dan mempelajari sinar-X dari bintang yang jauh (lihat foto judul).

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x