Mohon tunggu...
JOE HOO GI
JOE HOO GI Mohon Tunggu... Penulis - We Do What We Want Because We Can

Author Blogger, Video Creator, Web Developer, Software Engineer, and Social Media Manager in Jogjakarta, Indonesia.

Selanjutnya

Tutup

Inovasi

Korupsi, Hipokrit, Bikini dan Intropeksi

7 Agustus 2016   16:33 Diperbarui: 5 Februari 2020   18:46 75 3 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.


Dari sisi yang manakah sehingga produk makanan instan Bihun Kekinian (disingkat: Bikini) menjadi persoalan serius pada negara dan bangsa kita? Kalau segala sisi lini kehidupan dicari-cari untuk dipersoalkan maka semua sisi lini kehidupan pun tak luput dari kemelut persoalan seolah-olah kita meniti lini kehidupan ini paling bersih tanpa noda, paling benar tanpa salah. Dari persoalan sisi lini kehidupan ini saja saya tidak bisa memahami kalau yang dipersoalkan adalah sebuah persoalan sebab kalau saja kita mau intropeksi, korupsi telah mengantarkan indonesia pada peringkat nomor satu di dunia. Sebab kalau saja kita mau intropeksi, hipokrit telah menjadi karakteristik wajah kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari.

Dari sisi yang manakah sehingga produk makanan instan Bihun Kekinian (disingkat: Bikini) menjadi persoalan serius pada negara dan bangsa kita? Hanya sekedar gambar keemasan produk untuk menarik daya beli konsumen berupa kreativitas bikini bergambar kartun, lantas sudah menuai kecaman di sana-sini. Seolah-olah Bikini itu subversi moral. Alasannya Bikini berkonotasi pornografi. Dari persoalan sisi lini kehidupan ini saja, saya tidak bisa memahami 

kalau yang dipersoalkan adalah sebuah persoalan. Sebab kalau saja kita mau intropeksi, korupsi telah mengantarkan Indonesia pada peringkat nomor satu di dunia.

Sebab kalau saja kita mau intropeksi, hipokrit telah menjadi karakteristik wajah kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari. 

Mohon tunggu...

Lihat Konten Inovasi Selengkapnya
Lihat Inovasi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan