Mohon tunggu...
jihan ristiyanti
jihan ristiyanti Mohon Tunggu... Lainnya - Freelencer

Penikmat makanan asin pedas.

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Kenali Gejala Cacar Monyet Sedini Mungkin

25 Juli 2022   08:03 Diperbarui: 25 Juli 2022   08:10 180 5 1
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Penyakit cacar monyet kini tengah menjadi perhatian, terutama sejak WHO (World Health Organization) menetapkan cacar monyet sebagai keadaan darurat kesehatan global pada Sabtu, 23 Juli kemarin. Penetapan tersebut seiring dengan kenaikan kasus.

Dalam laman resminya, WHO mencatat saat ini ada lebih dari 16.000 kasus. Tersebar di 75 Negara, dengan 5 kasus kematian. Beberapa wilayah yang dilaporkan telah terjadi persebaran cacar monyet, antara lain: Afrik Tengah, Afrika Barat, Amerika, Eropa dan Australia.

Kabar baiknya, penyakit ini belum terdeteksi masuk ke Indonesia. Namun, kita tetap harus berjaga-jaga, agar terhindar dari penularan wabah ini. Penanganan sedini mungkin sangat diperlukan, untuk itu kita harus mengetahui gejala awal dari cacar monyet.

Apa saja gejalanya?

Gejala cacar monyet menyerupai penyakit cacar, yakni deman dan timbul ruam kulit yang melepuh menjadi lenting. Bedanya, gejala cacar monyet diiringi dengan pembengkakan kelenjar getah bening pada ketiak.

Namun, gejala ini tidak akan langsung tampak saat seseorang terpapar virus cacar monyet atau monkeypox. Istilah yang diperkenalkan oleh WHO untuk penyakit cacar monyet. Gejala awal baru akan tampak setelah satu atau dua minggu pasca terpapar.

Pada masa itu, virus belum aktif memperbanyak diri di dalam tubuh kita, dikenal dengan masa inkubasi. Masa inkubasi ini bisa jadi dialami lebih lama, hingga tiga minggu. Tergantung kondisi tiap tubuh yang terpapar.

WHO sendiri telah membagi gejala yang muncul pada cacar monyet menjadi 2 periode infeksi, yakni: periode invasi dan periode erupsi kulit.

Periode Invasi

Periode invasi terjadi di awal kita terpapar, yakni 0-5 hari. Pada masa ini, seseorang akan menunjukkan beberapa gejala cacar monyet. Antara lain: demam, sakit kepala hebat, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit punggung, nyeri otot dan lemas parah.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan