Mohon tunggu...
Jihan Fauziah
Jihan Fauziah Mohon Tunggu... Lawyer / Blogger / Ibu satu anak

https://www.jihanfauziah.com IG : j.jihanfauziah

Selanjutnya

Tutup

Finansial

Mudahnya Hidup Ini Bersama Prima

23 Juli 2019   15:11 Diperbarui: 23 Juli 2019   15:22 0 2 1 Mohon Tunggu...
Mudahnya Hidup Ini Bersama Prima
dokpri

Sepakat kan, kalau hidup ini tidak bisa lepas dari kegiatan transaksi? Apa itu transaksi? Menurut Kamus Besar Bahas Indonesia transaksi merupakan persetujuan jual beli (dalam perdagangan) antara dua pihak. Saya jadi ingat dosen pengajar hukum perikatan yang mengatakan bahwa belajar hukum perikatan itu penting. Karena sangat berkaitan dengan kehidupan kita sehari-hari. Bahkan sejak kita bangun pagi sampai tidur lagi. 

Dalam sehari kita bisa melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan transaksi. Meskipun begitu, teman kompasianer tidak harus belajar hukum perikatan secara detail seperti saya. Memahami bahwa setiap transaksi ada serah terima hak dan kewajiban dari dua belah pihak saja sudah cukup. Saat kita membeli suatu barang, kita wajib membayar. Sedangkan pembeli wajib memberikan barang dan mendapat hak berupa apa yang sudah kita bayar.

Nah, kembali pada topik terkait transaksi yang hampir kita lakukan setiap hari. Dimulai dari pagi hari. Apa yang teman-teman lakukan setelah bangun pagi? Mungkin ada yang membuka selimut terlebih dahulu, kemudian membersihkan kasur dan seprai, setelah selesai baru menuju kamar mandi. Mandi  menggunakan sabun wangi dan tidak ketinggalan shampo untuk membersihkan rambut. 

Gigi juga tidak mau kalah minta dibersihkan dengan sikat gigi yang sudah dibubuhi pasta gigi. Setelah selesai, badan bersih, dikeringkan menggunakan handuk. Setelah itu, memakai baju dan bercermin. Menggunakan make up bagi perempuan dan pomade bagi laki-laki. Akhirnya, pagi itu teman-teman sudah berpenampilan rapi untuk pergi bekerja.

Sebelum saya bercerita lebih panjang lagi, kira-kira berapa banyak transaksi yang sudah teman-teman kerjakan? Sini, kenalan sama saya yag jawab belum. Hehehe. Bayangkan saja, kalau selimut kalian sudah jelek dan harus beli baru, kasur kalian kurang empuk dan ingin beli baru, kemudian ke kamar mandi sabun, shampo, dan pasta gigi habis. 

Ternyata sikat gigi bulu sikatnya sudah mekar. Handuknya sudah berjamur. Bedak habis, lipstik habis. Pomadenya ternyata juga habis. Hehehe. Seketika itu juga, rasanya ingin pergi ke supermarket terdekat, ya nggak? Barang-barang tersebut ternyata sudah teman-teman beli setiap bulannya ya. Anggap saja stok masih ada, cerita saya lanjutkan.

Sudah rapi tidak lupa sarapan roti yang dibeli dari tukang roti yang lewat setiap pagi. Sebelum berangkat kerja, sebagai kompasianer sejati terlebih dahulu meng-upload tulisan. Tujuannya dibaca orang-orang yang butuh informasi di pagi hari. Akses internetnya menggunakan jaringan wifi di rumah dong. Setelah semua beres, siap berangkat kerja naik Trans Jakarta masuk halte-nya dengan tab Flazz Card. Sampai di kantor, teman kompasianer baru ingat harus transfer pembelian selimut di toko online. 

Padahal saya ceritanya baru yang berkaitan dengan sibuknya pagi hari loh. Bayangkan kalau saya ceritanya urut sampai malam dan tidur lagi. Lebih banyak transaksi yang bisa dilakukan. Bisa dibayangkan berapa lembar uang yang harus dibawa kalau menghitung transaksi selama satu hari. Repot juga, kan? 

Oleh karenanya, menyimpan uang kita ke bank diringkas menjadi satu kartu disebut dengan kartu debit. Sehingga lebih praktis seandainya dibawa kemana-mana. Masalahnya kan, bank banyak sekali. Dimana sebaiknya kita menyimpan uang kita? Sebelum saya jawab,

Sudah akhir bulan. Bersiap belanja ke supermarket. Barang belanjaan sudah ada di trolly, ternyata uangnya kurang. Ini kasus pertama. Kasus kedua, sewaktu mau transfer ke toko online, rupanya teman kompasianer tidak menemukan ATM yang sama dengan kartu yang di pegang. Kasus ketiga, quota internet habis. Kebetulan pakai Biznet. Haruskah datang ke kantor Biznet untuk membayar? Kasus keempat, Flazz Card belum di top up padahal mau dipakai pergi ke luar kota lewat jalan tol.  

Sudah-sudah, tidak usah pusing. Tenang, ada prima yang siap mengatasi kegalauan dalam bertransaksi.  Siapa prima? Wah, belum tahu prima ya. Coba ambil kartu debitnya, lihat baliknya, kalau kartu debit teman-teman belum ada logo Prima, maka gantilah debit card yang ada logo primanya. Jadi, siapa Prima sebenarnya? Sini-sini, saya jelaskan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3