YEREMIAS JENA
YEREMIAS JENA Dosen

Akademisi dan filsuf di Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta.

Selanjutnya

Tutup

Bola Pilihan

Philippe Coutinho, Cinta dan Keluarga

14 Februari 2018   10:19 Diperbarui: 14 Februari 2018   10:36 1463 0 0
Philippe Coutinho, Cinta dan Keluarga
Philippe Coutinho, Aine (istri) dan Maria Coutinho (putri). Sumber: http://www.soy502.com/articulo/historia-amor-verdadero-coutinho-esposa-aina-225


Kisah megatranfer Phillipe Coutinho dari Liverpool ke Barcelona yang menelan biaya 142 juta pounds atau sekitar 2,58 triliun telah menarik perhatian pecinta sepak bole ke sosok lincah yang satu ini. Betapa tidak. Eks pemain Vasco da Gama yang hijrah ke Liverpool via Intermilan ini menjadi pemain termahal sejagat. Harganya melambung jauh melambung jauh yang membuatnya menjadi salah satu pemain kaya raya sejagat.

Tampaknya publik tahu dengan baik seluruh drama di balik upaya keras Barcelona mendapatkan tandatangan Coutinho. Yang publik kurang tahu, karena juga kurang diekspos adalah kisah cinta dan kesetiaan seorang Aine, istri cantik Coutinho yang telah mendampinginya sejak dari Vasco da Gama. Publik Nou Camp bahkan sudah memberi julukan "kisah cinta nan agung" (great love story) bagi kehidupan perkawinan Coutinho dan Aine.

Boleh di bilang, kemana pun Coutinho pergi dan bermain, di situ ada Aine mendampingi. Bahkan ketika Coutinho bermain sebagai pemain yang dipinjamkan Internazionale ke Espanyol di tahun 2012. Itulah sebabnya mengapa Coutinho dan Aine tampak begitu senang dan betah kembali dan tinggal di Catalonia. Kisah semacam ini persis berbeda dengan yang dialami rekan setimnya, Luis Suarez yang harus puas dengan hubungan jarak jauh dengan Sofi, pasangannya, ketika dia bermain di Klub Nacional di Uruguay.

Apa yang membuat kisah cinta dan kehidupan perkawinan Coutinho dan Aine disebut sebagai kisah cinta nan agung? Philippe Coutinho sekarang berusia 25 tahun dan Aine 24 tahun. Keduanya berjumpa di tahun 2007 di Rio de Janeiro. Saat itu, Coutinho, seperti juga Aine, masih seorang bocah ingusan 14 tahun. Mereka berdua memang berasal dari dan bertumbuh bersama di Rio de Janeiro, kota yang terkenal padat dengan Pantai Copacabana yang indah dan seksi itu.

Konon kehidupan cinta kedua pesohor ini terjalin berkat makcombang seorang teman, dan ketika keduanya merasa cocok, mereka kemudian memutuskan untuk tinggal bersama di bawah satu atap bersama orangtua Coutinho, Esmeralda dan Jose.

Pada usia yang masih tergolong muda, Coutinho bergabung dengan Internazionale, salah satu klub raksasa Italia yang bermarkas di Milan, pada tahun 2008. Tetapi karena peraturan persepakbolaan Italia melarang pemain asing di bawah usia 18 tahun bermain di Italia, Coutinho tetap tinggal di Vasco da Gama sampai tahun 2010. Pada tahun inilah Coutinho kemudian pindah dan bermain untuk Internazionale. Ia ditemani kedua orangtuanya.

Aine, sang kekasih jiwa, bahkan memutuskan untuk tidak melanjutkan sekolahnya dan ikut Coutinho ke Internazionale. Tetapi ketika dipinjamkan ke Espanyol (2011-2012), kedua orangtuanya kembali ke Brazil. Coutinho kemudian menikahi Aine di musim panas 2012 di Brazil, dan pasangan muda ini mulai resmi hidup sebagai suami istri sah ketika sang bintang mulai bermain untuk Espanyol.

Hal yang membuat perkawinan mereka tampak indah dan megah, itu karena ada kesetiaan dan cinta. Terbukti, kemana pun Coutinho pergi dan di mana pun dia bermain, di situ ada Aine mengikuti. Demikian pula ketika Coutinho bermain untuk Liverpool sejak tahun 2013.

Philippe Coutinho dan Aline, tampak serasi dan selalu kompak. Sumber: https://www.thesun.co.uk/sport/football/5299390/how-philippe-coutinho-and-doting-wife-aine-have-become-barcelonas-great-love-story/
Philippe Coutinho dan Aline, tampak serasi dan selalu kompak. Sumber: https://www.thesun.co.uk/sport/football/5299390/how-philippe-coutinho-and-doting-wife-aine-have-become-barcelonas-great-love-story/
Itulah kisah cinta dan sekelumit kehidupan Coutinho yang sekarang sudah dikarunia seorang putri bernama Maria. Cinta Coutinho pada Aine diekspresikan lewat salah satu lukisan tatoo Aine di tubuhnya. Bagi Coutinho, "Aine telah mengambil peran yang menakjubkan dalam segala hal yang aku lakukan." Coutinho melanjutkan, "Kami tidak belajar bersama, kami tidak banyak memiliki teman yang sama, kecuali dalam satu hal: kami berdua bertemu di sebuah pesta, di sana berkenalan dan bercanda, duduk ngobrol berdua dalam waktu yang lama. Kami saling menyukai, dan kami berusaha menunjukkan itu, tetapi belum ada pernyataan cinta waktu itu."

Aine bagi Coutinho adalah segalanya. Coutinho mencandai Aine, katanya, "Dia bukan orang yang pemalu, karena itu, dia meminta saya untuk menjadi kekasihnya." Coutinho melanjutkan, "Kami memang berasal dari tempat yang sama, jadi kami sering ketemu dan kemudian jadian, lalu kami hidup bersama sebagai kekasih dan sebagai suami istri. Kami bepergian bersama dan dengan begitu, cinta kami bertumbuh dan menjadi semakin kuat."

 Ya, di tengah kehidupan para megabintang sepak bola yang kaya dan gemerlap dengan kehidupan malam dan gonta-ganti pasangan, Coutinho dan Aine muncul sebagai semacam antitesa. Semoga kehidupan perkawinan mereka menjadi langgeng dan abadi.