Jelitheng
Jelitheng Wartawan

Berbagi Tanpa Batas

Selanjutnya

Tutup

Keamanan

Menjelang Akhir TMMD, Satgas Pererat Hubungan Silaturahmi dengan Warga

3 Agustus 2018   15:13 Diperbarui: 3 Agustus 2018   15:27 380 0 0
Menjelang Akhir TMMD, Satgas Pererat Hubungan Silaturahmi dengan Warga
(dok. pribadi)

Setelah berlangsung hampir tiga pekan lebih, akhirnya program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-102 di Kabupaten Gresik, mendekati batas akhir.  

Namun, hal tersebut tak membuat tali silahturahmi diantara warga di lokasi TMMD dan personel satgas, pupus begitu saja. Itu dibuktikan, dengan keakraban yang semakin kuat diantara keduanya.

Dijelaskan Letda Arh Kris Adityo Gunarto, beberapa hari ini satgas TMMD terlihat mulai membaur dengan warga Dusun Ngampel, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik. Bahkan, kata Kris Adityo, satgas juga terlihat ikut serta membantu prosesi pemakaman jenazah salah satu keluarga di Desa itu.

"Tadi pagi, beberapa personel ikut serta membantu pemakaman jenazah almarhumah bu Wati yang meninggal tadi subuh," ungkapnya. Jumat, 3 Agustus 2018.

Senada, Parto (51), salah satu warga Dusun Ngampel menilai, keharmonisan diantara masyarakat dan personel satgas, seakan menjadi momentum tersendiri. 

Ia mengatakan, meskipun di tugaskan hanya sementara, namun, keberadaan satgas di Desanya, sudah selayaknya keluarga sendiri.

"Hampir setiap hari, bapak-bapak itu suka membantu warga di desa ini. Kadang, bertamu ke setiap rumah hanya sekedar untuk ngopi dan ngobrol bareng. Sudah seperti saudara sendiri pokoknya," ungkap Parto.

Letda Arh Kris Adityo Gunarto berharap, dengan adanya kemanunggalan yang berhasil di wujudkan oleh satgas di Desa Ngampel selama ini, tidak mudah pudar begitu saja. Ia menilai, rakyat merupakan ibu kandung TNI.

"Sudah tidak bisa dipisahkan. Hubungan antara TNI dan Rakyat itu sudah seperti ibu dan anak," tuturnya. "Tidak mudah di pisahkan begitu saja," tambah Kris Adityo.  (tag)