Mohon tunggu...
Jateng Gayeng
Jateng Gayeng Mohon Tunggu... Portal Berita Warga Jateng

Portal Berita warga Jawa Tengah Diurus perorangan non dinas ...

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Gus Indra Mukti Saputra Sosok di Balik Berdirinya Paguyuban Cakra Buana

25 Agustus 2019   00:34 Diperbarui: 4 September 2019   23:46 0 0 0 Mohon Tunggu...
Gus Indra Mukti Saputra Sosok di Balik Berdirinya Paguyuban Cakra Buana
Gus Indra Founder Paguyuban Cakra Buana

Jateng Gayeng - Paguyuban Cakra Buana adalah sebuah organisasi pemuda yang berdiri di Kab. Kendal, berdiri bulan Juni tahun 2019 di kec Sukorjo Kab. Kendal Jawa Tengah.

Paguyuban ini sendiri didirikan oleh seorang mubaligh sekaligus aktifis kemanusiaan yang dilahirkan di keluarga kyai, kakeknya sendiri adalah seorang kyai, menurut penelusuran tim Jateng Gayeng, Kyai Kastari adalah keturunan dari Syaikh Maulana Maghribi Wonobodro, Pemuda itu bernama asli Indra Mukti Saputra atau biasa dikenal masyarakat sebagai Gus Indra.

Gus Indra sendiri menurut kebanyakan warga adalah sosok yang suka berontak terhadap hal apapun itu, bahkan beliau tidak malu kalo dirinya dikatan Bajingan oleh sebagian orang, karena menurutnya, penilai yang sebenarnya adalah Allah SWT.

" Ya gpp toh emang sayanya itu Bajingan, ya tapi Bajingan bermoral hehehe " guyon gus Indra saat ditanyai tim media Jateng Gayeng.

Pendidikan gus Indra sendiri bermula di SDN Pagerdawung kemudian berlanjut ke sekolah menengah pertama di SMP 2 Gemuh dan dilanjutkan ke sekolah menengah atas SMA N 1 Cepiring, beliau mengenyam pendidikan di pesantren tidak lama yaitu di Pondok Pesantren Sunan Abinawa Penanggulan asuhan KH Abdul Majid Malik.

Diusianya yang masih 17 th sebelum lulus SMA, ia di pasrahi menjadi wali kelas di suatu madrasah di desa Pagerdawung dan diberikan tanggung jawab untuk mengampu pelajaran Tarikh dan Aswaja NU, tidak lupa beliau juga dipasrahi mbadali atau mengganti mengampu pelajaran lain apabila guru pengampunya tidak hadir.

Riwayat organisasi gus Indra yaitu dimulai sebagai sekertaris ranting IPNU desa Pagerdawung, kemudian setelah dua bulan menjabat ia didaulat menjadi ketua ranting IPNU desa Pagerdawung, tidak lama ia diangkat menjadi ketua devisi pers dan jurnasistik PAC IPNU Kec. Ringinarum, dan hobynya bermedia membuatnya menjadi kontriburtor di NU.or.id beberapa waktu.

Gus Indra adalah santri kesayangan dari Al Alim KH Muhammad Mimbar imam besar masjid agung Penanggulan Pegandon Kendal.

Saat ini gus Indra masih menjabat sebagai Ketua koordinator daerah Lembaga Bantuan Hukum Kab Kendal pimpinan Bpk Asep Syaifullah SH. Salah satu kiprahnya di LBH yang bisa diteladani adalah ketika beliau berani menegur dan memberikan pengarahan kepada seorang warga penghina presiden Jokowi, dan menjadi jembatan bagi warga yang tidak mendapatkan keadilan bantuan pemerintah di salah satu desa di kec Pageruyung.

Saat kami Tanya tujuan gus Indra mendirikan Paguyuban Cakra Buana beliau menjelaskan, bahwa tujuan utamanya adalah menggiring para pemuda untuk selalu berfikir dan bertindak positif.

" ya , tentu saya mendirikan Paguyuban ini sebagai wadah anak anak dan kawan kawan saya berekspresi, kita tau sendirikan, kenakalan remaja merajalela, nah saya wadahin, ada aksi sosial yang kami beri nama Urun Surgo, ada tim futsal cakra buana, ada juga akan menyusul Majlis Ta'lim Cakra Buana , yaaa Do'akan saja  Seorang yang dianggap Bajingan ini InsyaAllah akan memberikan kontribusi yang berarti heheheh sok amat ya saya heheh " terang gus Indra sambil bercanda kepada tim media dengan gaya khasnya .

KONTEN MENARIK LAINNYA
x