Mohon tunggu...
William Klemens
William Klemens Mohon Tunggu... Ilustrator - A person who loves football

Football & sport enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Metaverse Pilihan

DOTA 2: Misi T1 Memutus Rantai Kekalahan atas PSG LGD

13 Oktober 2021   11:52 Diperbarui: 13 Oktober 2021   11:54 720
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Hasil akhir faase grup the international. Juara grup berhak memilih lawan mereka di upper bracket. (Sumber: https://twitter.com/dota2ti)

Perjalanan T1 di DOTA 2 The International 10 main event harus menemui pagar berduri lebih awal. Pasalnya, T1 harus langsung berhadapan dengan lawan yang tidak asing bagi mereka yakni PSG LGD di putaran pertama upper bracket. 

Sebelumnya tim yang diisi oleh dua pemain Indonesia ini berhasil mengamankan slot terakhir di upper bracket setelah melewati grup A yang penuh dengan ranjau. 

Kemenangan yang didapat oleh Kuku, dkk tidaklah mudah. Pasalnya mereka harus menghadapi tim - tim besar dengan segudang pengalaman diThe International. Semntara T1, selain sang kapten Kuku, empat anggota lainnya bisa dibilang masih hijau dalam mengikuti ajang ini.

T1 memulai ajang ini dengan rentetan hasil buruk melawan 3 tim unggulan yakni invictus gaming, OG, dan Evil Geniuses. Setelahnya, mereka melibas habis seluruh tim yang tersisa dengan 5 kali kemenangan beruntun dimulai dari Aster, Virtus Pro, Alliance, Undying, hingga Thunder Predator. 

T1 juga beruntung karena di match  terakhir, Undying berhasil memaksa hasil seri atas tim Unggulan Evil Geniuses dan melempar mereka keluar dari upper bracket dan membatalkan terjadinya triple tie breaker antara OG, t1, dan Evil geniuses.

Hasil akhir faase grup the international. Juara grup berhak memilih lawan mereka di upper bracket. (Sumber: https://twitter.com/dota2ti)
Hasil akhir faase grup the international. Juara grup berhak memilih lawan mereka di upper bracket. (Sumber: https://twitter.com/dota2ti)

Sementara di grup B, PSG LGD melenggang mulus melalui lawan - lawannya serta mengamankan posisi juara grup untuk mendapatkan hak untuk menentukan lawannya di Upper Bracket. dan benar saja, daripada memilih OG yang sudah dua kali juara secara beruntun, pilihan yang lebih aman bagi PSG LGD yaitu bertemu dengan T1 yang sudah mereka kalahkan sebanyak tiga kali sepanjang musim ini. 

Semua kekalahan yang diterima T1 berakhir dengan skor 2-1 dalam tournament Major. Untuk OG, mereka akhirnya dipertemukan dengan Team Secret untuk pertama kalinya di The International yang dimenangkan secara mutlak oleh team Secret dengan skor 2-0 pada siang kemarin (12/10/2021) di Bucharest.

Bagi PSG LGD, melawan T1 mungkin lebih mudah dikalahkan ketimbang OG dan kans untuk lolos mereka jelas lebih besar. Namun bagi T1, ini merupakan waktunya untuk membalas kekalahan - kekalahan sebelumnya dengan mengirim tim favorit juara ke Lower Bracket. 

Kemenangan ini wajib diraih oleh kedua tim jika ingin meraih hadiah yang leboh tinggi dan menghindari lower bracket yang tidak kalah menyeramkan dari upper bracket. 

Roster dari tim asal China PSG LGD terdiri atas  Ame, NothingToSay, Faith_Bian, Xin_Q, dan y'. Semuanya merupakan pemain asal China kecuali NothingToSay yang berasal dari Malaysia. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Metaverse Selengkapnya
Lihat Metaverse Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun