Mohon tunggu...
Jason Andrew
Jason Andrew Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Have a nice day!

Selanjutnya

Tutup

Worklife Pilihan

Pemimpin yang Mendengar, atau Pemimpin yang Didengar?

2 Agustus 2021   15:42 Diperbarui: 2 Agustus 2021   15:49 409
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Speech illustration | briantracy.com

2. Mendengarkan menunjukkan bahwa seorang pemimpin peduli dengan pengikutnya

Saat seorang pemimpin benar-benar mendengarkan seseorang menunjukkan bahwa dia peduli dengan apa yang mereka katakan dan berempati dengan perasaan mereka. Hal ini menciptakan lingkungan kerja yang penuh kepercayaan. Memiliki kepercayaan dari karyawan dapat memberikan seorang pemimpin pengaruh yang lebih besar terhadap pengikutnya.

Jangan salah! Pada saat yang sama, itu membuat mereka lebih termotivasi dan berkomitmen untuk pekerjaan mereka juga loh, maka itu penting kan untuk mendengar?

3. Mendengarkan membantu pemimpin untuk memahami situasi

Jika seorang pemimpin gagal memperhatikan apa yang dikatakan karyawan atau pengikut, Ia tidak akan sepenuhnya bisa memahami situasinya. Gagal memahami situasi dapat menyebabkan seorang pemimpin memberikan saran atau rekomendasi yang tidak efektif atau tidak sampai ke akar masalah. Bisa gawat bukan?

Lead by listening! To be a good leader, you have to be a good listener -Richard Branson

4. Mendengarkan membantu seorang pemimpin untuk lebih memahami bisnis-Nya

Mendengarkan karyawan dan pengikut adalah cara terbaik untuk memahami kebutuhan klien dan bisnis perusahaan. Ini membantu Seorang pemimpin untuk merencanakan strategi efektif yang berorientasi pada tuntutan bisnis. Saat strategi berjalan dengan efektif, pasti hanya hal baik kan yang akan terjadi?

5. Mendengarkan memberi pemimpin visi tentang realita yang terjadi di lapangan

Mendengarkan memberi pengetahuan dan wawasan tentang realitas sehari-hari seorang pengikut ataupun karyawan. Sangat penting untuk menciptakan suasana kepercayaan dan mendorong rekan kerja untuk berbicara secara terbuka tentang tantangan sehari-hari mereka. Kita mungkin terkejut melihat betapa berbedanya realitas mereka dengan persepsi yang kita bayangkan tentang mereka.

Good Listener | dasepsuryanto.com
Good Listener | dasepsuryanto.com
HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Worklife Selengkapnya
Lihat Worklife Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun