Mohon tunggu...
Zahra El Fajr
Zahra El Fajr Mohon Tunggu... Pelajar

Sarjana Agama Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Bagian dari Pesantren For Peace, Jaringan Komunitas Bela Indonesia Jabar, dan Young Interfaith Peacemaker Community Jabar.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

[Cerpen] Selamat, Kau Menang

3 September 2016   16:19 Diperbarui: 6 September 2016   00:23 0 6 3 Mohon Tunggu...
[Cerpen] Selamat, Kau Menang
Ilustration/ Source: Weheartit

Laki-laki yang agak nyeleneh selalu menarik perhatian, terbukti bagaimana Dilan begitu membekas di hati Milea, juga dia yang terlalu membekas di hatiku.

Sama-sama tinggal di kota kecil, kami terbilang sering berpapasan meskipun aku yang lebih cuek terkadang tak memerhatikan ia dengan sangat. Berbeda dengan ia yang selalu hafal wajahku bila berpapasan. Sore itu ia mencegatku tiba-tiba, bukan ingin memalak ia malah berkata;

“Aku boleh cium kamu?” tanyanya,

Aku bahkan tak mengenalnya, tak tahu menahu siapa ia dan anak siapa. Belum lagi wajahnya yang slengekan membuatku semakin risih padanya. Aku berjalan menghindarinya dengan wajah ketusku, aku sebal diperlakukan seperti ini. Jadi perempuan memang harus sabar dan kebal apabila diganggu laki-laki di jalan.

“Dia bilang apa, Za?” tanya Yami padaku

“Entahlah ingin ku tendang saja mulutnya; ia bilang boleh tidak menciumku. Yang benar saja!”

“Ya Tuhan, laki-laki itu benar-benar gila. Tapi, kau tak mengingkari bahwa ia tampan bukan?”

“Yami?”

“Hm, apa za?”

“Bertengkar yuk atas perkataanmu barusan?”

Lalu kami terkekeh-kekeh dengan candaan kami. Begitulah, sampai laki-laki itu selalu sibuk menggentayangi pikiranku.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
  8. 8
  9. 9
  10. 10
  11. 11
  12. 12
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
3 September 2016