Mohon tunggu...
Jansen Thionardo
Jansen Thionardo Mohon Tunggu... How You Like That

Masih belajar dan coba buat blog mengenai pengetahuan dan pendidikan, maaf jika ada kesalahan.......

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Pengakuan Kemerdekaan Indonesia dari Mesir

28 Mei 2020   16:39 Diperbarui: 28 Mei 2020   16:32 4070 2 1 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Pengakuan Kemerdekaan Indonesia dari Mesir
portal-islam.id

Dalam Konvensi Montevidio Tahun 1933 tertuang persyaratan konstitutif berdirinya sebuah negara. Syarat yang harus dipenuhi adalah adanya penduduk tetap, wilayah tertentu, pemerintah (penguasa yang berdaulat). 

Namun, untuk menjadi suatu bangsa yang berdaulat dalam praktiknya memerlukan pengakuan negara lain. Jika 3 (tiga) unsur di atas merupakan persyaratan secara hukum internasional terbentuknya suatu negara, maka pengakuan negara lain untuk berdirinya suatu negara hal ini merupakan unsur politik (unsur deklaratif).

Dalam kenyataannya Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia mendapat respons dari berbagai negara seperti Mesir, India, dan Australia. Fakta ini membuktikan bahwa berdirinya negara Indonesia telah memenuhi unsur deklaratif.

PENGAKUAN KEMERDEKAAN INDONESIA DARI MESIR

Di mesir sebuah Organisasi Islam, Al-Ikhwan Al-Muslimun yang dipimpin Syaikh Hasan Al-Banna memperlihatkan respons positif terhadap kemerdekaan Indonesia. 

Gerakan Ikhwanul Muslimin merupakan gerakan persaudaraan muslim yang gigih menentang kolonialisme Inggris di Mesir. Gerakan ini juga aktif menggalang persaudaraan di kalangan umat muslim.

Begitu mendapatkan informasi bahwa Indonesia telah memproklamasikan kemerdekaan ke seluruh dunia, Mesir langsung mengirimkan Konsul Jenderalnya yang bernama Moh. Abdul Mun'im ke Yogyakarta. Kunjungan Mun'im itu untuk mewaili negerinya dan membawa pesan dari Liga Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. 

Ditemani Ketut Tantri (Muriel Pearson), wanita Amerika yang banyak membantu perjuangan rakyat Indonesia di masa revolusi. Mun'im menghadap Presiden Soekarno untuk menyampaikan pesan-pesan dari Liga Arab.

Reaksi kuat yang ditunjukkan di Mesir atas kemerdekaan Indonesia itulah yang membuat Mesir pada 22 Maret 1946 mengakui kedaulatan pemerintah Indonesia. 

Dengan demikian, Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Sebagai bukti terima kasih Indonesia kepada Pemerintah Mesir pada tanggal 7 April 1946 Presiden Soekarno mengirimkan delegasi ke Mesir.

Pengakuan Mesir terhadap Indonesia diperkuat dengan ditandatanganinya Perjanjian Persahabatan antara Indonesia dengan Mesir di Kairo. Duta besar Belanda di Mesir berupaya keras untuk menggagalkan upaya Haji Agus Salim untuk menjalin perjanjian persahabatan antara Indonesia dengan Mesir. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN