Mohon tunggu...
Jansen Thionardo
Jansen Thionardo Mohon Tunggu... How You Like That

Masih belajar dan coba buat blog mengenai pengetahuan dan pendidikan, maaf jika ada kesalahan.......

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Organisasi Pergerakan Nasional: Politik Indische Partij

17 Mei 2020   10:49 Diperbarui: 21 Mei 2020   11:19 976 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Organisasi Pergerakan Nasional: Politik Indische Partij
TIGA SERANGKAI - (SUMBER GAMBAR: himapes.com

Indische Partij berdiri di Bandung pada tanggal 25 Desember 1912. Ketiga tokoh pendiri Indische Partij dikenal sebagai Tiga Serangkai, yaitu: Douwes Dekker (Danudirdja Setiabudhi), dr. Cipto Mangunkusumo, dan Soewardi Soerjaningrat (Ki Hajar Dewantara). Indische Partij merupakan organisasi pergerakan nasional yang bersifat politik murni dengan semangat nasionalisme modern.

A. LATAR BELAKANG

1. Organisasi ini dimaksudkan sebagai pengganti organisasi Indische Bond yang berdiri pada tahun 1898.

2. Douwes Dekker melihat kejanggalan-kejanggalan dalam masyarakat kolonial, khususnya diskriminasi antara golongan keturunan Belanda "totok" dengan kaum Indo (campuran).

3. Douwes Dekker melakukan perjalanan propaganda di Pulau Jawa mulai tanggal 15 September hingga tanggal 3 Oktober 1912. Dalam perjalanan, ia bertemu dengan dr. Cipto Mangunkusumo. Lalu, saat berada di Bandung, ia mendapat dukungan dari Suwardi Suryaningrat dan Abdul Muis yang pada waktu itu telah menjadi pemimpin-pemimpin Sarekat Islam cabang Bandung.

B. TUJUAN INDISCHE PARTIJ

Tujuan Indische Partij adalah untuk membangun patriotisme semua Indiers terhadap tanah air yang telah memberikan lapangan hidup kepada mereka, agar mereka mendapat dorongan untuk bekerja sama atas dasar persamaan ketatanegaraan untuk memajukan tanah air Hindia dan untuk mempersiapkan kehidupan rakyat yang merdeka

Sikap tegas Indische Partij tampak dalam semboyan-semboyan mereka yang berbunyi "Indie los van Holland" (Hindia bebas dari Belanda) dan "Indie voor Indier" (Indonesia untuk orang Indonesia). Cita-cita atau tujuan Indische Partij ini disebarluaskan melalui surat kabar "De Express". Sikap kritis Indische Partij juga tampak dalam artikel yang ditulis oleh Ki Hajar Dewantara dalam surat kabar De Express yang berjudul Als ik en Nederlander Was (Seandainya Aku Seorang Belanda).

SURAT KABAR DE EXPRESS (SUMBER GAMBAR: https://oomindra.wordpress.com)
SURAT KABAR DE EXPRESS (SUMBER GAMBAR: https://oomindra.wordpress.com)

C. PERJALANAN INDISCHE PARTIJ

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN