Mohon tunggu...
Jannuary Biru
Jannuary Biru Mohon Tunggu...

Penulis novel Wayang Saga

Selanjutnya

Tutup

Novel

(Cerita Wayang Series) Wayang Saga Series Episode 11

20 November 2017   17:02 Diperbarui: 20 November 2017   17:08 0 0 0 Mohon Tunggu...
(Cerita Wayang Series) Wayang Saga Series Episode 11
Gambar wayang Sanghyang Tunggal. Sumber foto: hadisukirno.co.id

Baca Kisah Sebelumnya

Setelah Kayangan Malwadewa hancur, Sanghyang Wenang membangun Kayangan Suralaya di puncak Gunung Tengguru, di pegunungan Himalaya, yang kini menjadi pusat pemerintahan Kerajaan Dewa yang menguasai tiga lapis dunia Tribuana. Bagaimanakah kisah selanjutnya? Ikuti terus kisahnya oke selamat menikmati...

Episode 11: SANGHYANG TUNGGAL

Sanghyang Tunggal yang menjadi raja di Kayangan Keling sangat gemar membaca Serat Pustaka Darya, yang berisi sejarah perjalanan kakek buyutnya Sanghyang Nurcahya, yang menginspirasinya bertapa untuk meraih cita-citanya menguasai tiga lapisan dunia, Tribuana (Triloka). Oleh karenanya tahta Kayangan Keling ia serahkan kepada putra sulungnya, Sanghyang Rudra. Sementara Sanghyang Tunggal sendiri bersama istrinya, Dewi Darmani pindah menuju Kayangan Suralaya di puncak Gunung Tengguru.

Sewaktu ketika, Sanghyang Tunggal bertapa tidur di sebuah batu  datar. Begitu tersadar, ia sudah berada di sebuah istana megah di dasar samudra. Tanpa sadar sebenarnya ia telah diculik siluman kepiting bernama Sanghyang Rekatama (Sanghyang Yuyut), untuk dinikahkan dengan putrinya, Dewi Wirandi (Dewi Rekatawati), yang jatuh hati pada Sanghyang Tunggal setelah bertemu di alam mimpi beberapa kali.

Untuk memenuhi cita-cita Dewi Wirandi, Sanghyang Tunggal menerima lamaran Sanghyang Rekatama. Kemudian Dewi Wirandi dibawa Sanghyang Tunggal ke Jonggring Salaka, Kayangan Suralaya untuk mendapat restu sang ayah, Sanghyang Wenang.

Kemudian Sanghyang Wenang memberikan tahta Kayangan Suralaya, kepada Sanghyang tunggal putra sulungnya. Dan moksa ke Swargaloka (Alam Sunyaruri). Kini Sanghyang Tunggal menjadi raja di Jonggring Salaka. Istana megah Kayangan Suralaya itu masih sepi. Selain mereka bertiga, Sanghyang Tunggal dan kedua Istrinya, ada beberapa dayang serta beberapa prajurit penjaga. Mereka bertiga hidup rukun dan damai.

Beberapa tahun kemudian, Dewi Wirandi hamil besar dan melahirkan sebutir telur. Melihat kejadian ganjil itu, Sanghyang Tunggal langsung bermuja semedi masuk alam gaib menuju Swargaloka meminta saran sang ayah Sanghyang Wenang. Sanghyang Wenang menyarankan agar menyirami telur itu dengan air kehidupan, Tirtamarta Kamandalu.

Begitu Sanghyang Tunggal Kembali, telur itu meretak dan pecah menjadi tiga bagian, cangkang (kulit), putih, dan kuning telur. Karena khawatir, Sanghyang Tunggal cepat-cepat menyiramkan Tirta Kamandalu secara bersamaan ke telur itu. Ajaib perlahan ketiga bagian telur itu berubah menjadi tiga sosok bayi laki-laki.

Putra yang lahir dari cangkang telur dinanamakan Sanghyang Antaga. Sementara yang lahir dari putih telur bernama Sanghyang Ismaya, dan yang lahir dari kunig telur dinamakan Sanghyang Manikmaya

Bersambung

Baca kisah 1 Wayang Purwa

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
KONTEN MENARIK LAINNYA
x
20 November 2017