Mohon tunggu...
Epetebang
Epetebang Mohon Tunggu... perjalanan indah & bahagia ayah seorang putra, dua putri, satu2nya isteri

perjalanan indah & bahagia ayah seorang putra, dua putri dan satu isteri

Selanjutnya

Tutup

Hiburan Pilihan

Menggaet Sebanyak-banyaknya Pembaca Kompasiana

21 Agustus 2017   22:55 Diperbarui: 23 Agustus 2017   13:14 925 3 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Menggaet Sebanyak-banyaknya Pembaca Kompasiana
Dokumen pribadi

Saya mulai bergabung di kompasiana (sebagai kompasioner) sejak 18 Maret 2010. Sudah lama, cuma baru menulis 95 artikel di kompasiana

dibaca 56,829. Dari 95 artikel tersebut, pernah dua kali headline dan pilihan 30 kali; terpopuler belum pernah. Bisa dikatakan saya bukan penulis kompasiana yang aktif.Maklum banyak wkatu tersita untuk pekerjaan grafika: desain, setting, editing dan menulis sejumlah buku.

Dalam minggu ini saya lebih semangat menulis di kompasiana karena dua artikel saya belakangan mendapat pembaca yang terbanyak dibanding artikel sebelumnya. Cuma kok tidak menjadi "terpopuler' yang di kompasiana, padahal artikel yang terpopuler setelah saya cek dibaca sedikit orang. Contohnya artikel terpopuler ini : First Travel: Langkah Tepat Pemerintah Tolak Bayar Ganti Rugi (pada hari senin (21/8) pukul 22.45 wib); hanya dibaca 1231 kali.

Artikel pertama yang paling banyak dibaca adalah Welcome Mensos Najwa Shihab..artikel ini saya pos kan tanggal 15 Agustus 2017 (6 hari lalu). Hingga senin (21/8) pukul 22.35 wib sudah dibaca 7.234 kali. Tulisan kedua yang banyak pembaca juga adalah: Musim Korupsi Dana Desa. Tulisan ini dibaca 4.300 kali.

Namun diantara 95 artikel di kompasiana, yang paling berkesan adalah artikel tentang sensus ekonomi 2016 (Sensus Ekonomi 2016 (Batal) Ngawur?). Artikel ini mempunyai dampak nyata: tim dari BPS Jakarta sampai datang ke rumah saya. Saya duga kuat, meski mereka tidak menjelaskan, kedatangan mereka karena membaca kritikan saya terhadap petugas Sensus Ekonomi.

Mengapa banyak dibaca?

Jawaban persisnya perlu dilakukan penelitian kenapa artikel2 kita banyak dibaca orang. Menurut pengalaman diatas, jika ingin mendapat banyak pembaca artikel kita, tulislah hal-hal yang paling aktual, menjadi buah bibir masyarakat dan kita sajikan singkat, diserati foto yang "eye cathing".

Semua penulis, profesional maupun hobi/iseng2, pasti menginginkan tulisannya dibaca sebanyak mungkin orang. 

Ayo menulis lagi, menulis yang akan dibaca banyak orang. semoga suatu saat satu diantara artikel saya dibaca ratusan ribu orang.***

 

 

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x