Mohon tunggu...
Travel Story

Menerjang Jalur Semak Belukar Gunung Aseupan 1174mdpl

27 Oktober 2015   20:11 Diperbarui: 28 Oktober 2015   08:47 483
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Bagikan ide kreativitasmu dalam bentuk konten di Kompasiana | Sumber gambar: Freepik

[caption caption="Jalur Puncak Gunung Aseupan yg masih rapat"][/caption]

Gunung Aseupan 1174mdpl

memang terkenal Mistis di kalangan pendaki gunung. Dengan ketinggian 1174mdpl dan jalur yg terjal, membutuh kan waktu cukup lama yaitu 6-7jam pendakian.

Setelah sukses di pendakian gunung Karang, banten, kami pun tertarik mencoba jalur Gunung Aseupan 1174mdpl.

Mulai mencari informasi.... Tapi tak ada hasil yg jelas.. Yg kami dapat hanya hal-hal mistis yg membuat meringding disco dan nama desa untuk start pendakian, yaitu Desa Sikulan, jiput, pandeglang, banten.

Sabtu pagi

Berangkat lah kami ber 12 anggota dari St.Duri menuju St.serang. (gausah disebut atu-atu yaaa... Yg merasa aja dah haha).

[caption caption="Menuju Desa Sikulan"]

[/caption]

Sesampai di St.Serang kami  di  jemput pickup yg sudah kami pesan sebelumnya. Perjalanan kami cukup jauh, sekitar 2 jam lah..

Desa Sikulan, jiput, Banten

Sampailah kami di desa sikulan Jam 3sore. Warga disini ramah sekali.. Kami di tunjukan ke tempat Pak Lurah untuk ijin mendaki dan meminta informasi tentang gunung aseupan. Kamipun disambut hangat. (Terimakasih Pak Lurah yg baik hati.. Semoga bapak baca haha).

[caption caption="Rumah Pak Lurah"]

[/caption]

Kami sempat menanyakan "Terakhir ada yg mendaki kapan pak?? Sebulan yg lalu" wow!!! Kebayangan sepi nya ini gunung...hahah.

[caption caption="Rumah Pak Lurah"]

[/caption]

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
Mohon tunggu...

Lihat Konten Travel Story Selengkapnya
Lihat Travel Story Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun