Mohon tunggu...
fania susanti
fania susanti Mohon Tunggu...
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Menyukai hiburan yang lucu dan humoris.

Selanjutnya

Tutup

Olahraga

Prediksi Portugal vs Austria (Euro 2016) - Jadwal TV 19 Juni 2016

18 Juni 2016   22:19 Diperbarui: 18 Juni 2016   22:27 27 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Prediksi Portugal vs Austria (Euro 2016) - Jadwal TV 19 Juni 2016
Timnas Portugal di EURO 2016 (via http://www.jadwaltelevisi.com)

Saling Bantai Portugal vs Austria??

Tidak ada yang mengejutkan jika Portugal memetik hasil imbang. Tetapi, jika yang menahan imbang Ronaldo dkk adalah sebuah tim debutan baru, tentu banyak hal yang harus dipertanyakan. Portugal hanya mampu bermain imbang 1-1 saat berhadapan dengan Islandia, tim yang baru pertama kali menjajal kerasnya kompetisi empat tahunan terbesar di Eropa ini. Sebuah ‘prestasi’ yang patut diacungi jempol, bagi Islandia tentunya. 


Beberapa hari sebelum pertandingan tersebut, harapan kemenangan di pundak Cristiano Ronaldo seorang. Hal ini terlihat dari berbagai macam berita, opini, dan komentar dari suporter, pengamat bola, dan juga editor ribuan media masa di dunia. Semua begitu yakin jika Portugal akan menjadikan Islandia menjadi lumbung gol, melalui kaki striker andalan Real Madrid itu. 

Padahal, ada nama-nama beken lainnya seperti Danilo dan Joao Moutinho yang ‘jago’ di lapangan tengah, serta Nani yang tak kalah tajam di lini depan. Belum lagi bintang muda masa depan Renato Sanches. Pemain berusia 18 tahun ini sudah punya peluang untuk tak lagi dibangkucadangkan.

Tak banyak pihak mengomentari Islandia yang membukukan 22 gol di lima pertandingan. Lagi-lagi, jumlah gol ini dibandingkan dengan gol Cristiano Ronaldo sebanyak 50 gol, hanya saat bersama dengan Portugal (sumber: wikipedia.org). 

Hasilnya? Islandia berhasil mempermalukan Portugal dengan hasil imbang 1 – 1. Meski raihan satu poin yang dikantongi, tetapi tim besutan Lars Lagerbäck ini merayakannya seolah memenangi gelar juara Piala Eropa saja. Tentu, siapa yang tak bangga bisa mempecundangi bintang sekelas Ronaldo, ikon Portugal? 

Menghadapi Austria pada 19 Juni 2016, pk. 02.00 WIB (sumber: jadwaltelevisi.com) di Parc des Princes, Paris, tentu tidak mungkin Portugal sudi mengulang hasil seri. Kemenangan adalah harga mati, meski bukan tanggung jawab Ronaldo seorang diri. Berada di posisi kedua di bawah tim ‘selevel’ Hungaria, tentu Portugal tak sudi.

“Menang atau kalah, kami harus belajar dari hasil apapun yang kami petik,” tukas Ronaldo pasca pertandingan menyakitkan tersebut. “Menghadapi Austria harus lebih baik lagi, dan kami harus benar-benar bisa unggul.”

Nah, mungkin ini adalah saat terbaik untuk Ricardo Quaresma. Selama ini, ia selalu berada di bawah bayang-bayang Ronaldo. Mereka berdua ‘tumbuh’ bersama sejak bergabung di akademi sepakbola saat masih sangat belia. Ia memang tak seberuntung Ronaldo yang menjadi bintang di tim-tim raksasa di Eropa, tapi ia punya pengalaman ‘bertualang di berbagai tim-tim besar macam El Barca, Porto, Inter, dipinjamkan ke Chelsea, Besiktas (berakhir karena berseteru dengan Carlos Carvalhal sang pelatih), Al-Ahli (Dubai), kembali ke Porto dan sekarang kembali ke Besiktas.

Jangan lupa, pertandingan antara Portugal dan Austria bisa jadi penuntasan dendam Nani. Gol semata wayangnya di pertandingan perdana tentu akan menjadi pelecut dirinya, untuk menjadi top skorer, maupun menjadi yang terbaik di tim Portugal.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN