Manajemen

Executive Coaching untuk Keterlibatan Pegawai

1 Juni 2015   10:52 Diperbarui: 17 Juni 2015   06:24 50 0 1
Executive Coaching untuk Keterlibatan Pegawai
1433130664759097373

Kenapa banyak pegawai meninggalkan perusahaan? Eko Marhendro Nugroho, Head of Marketing JAC Recruitment, menjelaskan bahwa pegawai tidak meninggalkan pekerjaan mereka, namun meninggalkan atasan. Kadang atasan tidak memberikan motivasi yang cukup serta kurang memimpin bawahannya. Kuncinya ada pada dekat dengan pegawai. Apakah perusahaan atau atasan berusaha dekat dan mendukung keterlibatan pegawainya?





[caption id="attachment_421700" align="aligncenter" width="600" caption="JAC Recruitment Executive Coaching"][/caption]

Eko, yang menjadi anggota ICF International Coach Federation, berbicara di acara JAC Indonesia Berbagi Event di Fortice Office, World Trade Center 2 lantai 18 pada Kamis, 21 Mei 2015. Eko menjelaskan kondisi ketenagakerjaan Indonesia pada peserta seminar yang bersemangat.

Pegawai yang merasa dekat dengan perusahannya serta terlibat aktif akan memberikan usaha untuk maju pagi perusahaannya sampai di atas rata-rata. Seorang pegawai yang terlibat akan memberikan atmosfir positif  untuk lingkungan kerja.


Penelitian dari Wyatt Watson yang muncul di portal hbr.com, menunjukkan bahwa perusahaan yang memiliki pegawai yang terlibat memiliki 26% peningkatan keuntungan. Angka ini masuk akal sebab semakin terlibat pegawai pada pekerjaan, maka cara kerja mereka akan menjadi efektif dan efisien. Lalu apa definisi pegawai yang terlibat: pegawai yang datang ke kantor dan tahu pasti apa yang mereka lakukan serta apa yang mereka akan kontribusikan pada perusahaan. Salah satu cara meningkatkan keterlibatan pegawai bisa dilihat di infografis gpsstrategies.com di bawah ini:


Ini persis seperti apa yang dikatakan Srinivasan Ramanan (Krrish), Senior Adviser di JAC Recruitment dalam acara Executive Hiring: Training and Myth pada 13 Mei 2015: “Buat pegawai Anda pergi kerja dengan perasaan bahagia”. Keterlibatan pegawai dan atasan akan memunculkan sinergi positif. Salah satu solusi meningkatkan keterlibatan pegawai dan atasan adalah dengan executive coaching. Seorang executive coach bisa meningkatkan keahlian seorang atasan untuk memotivasi pegawai, bukan mengendalikan.