Mohon tunggu...
Jasmine RQ Kaur
Jasmine RQ Kaur Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasiswi
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Mahasiswa Penerima Beasiswa Unggulan Kemendikbud RI Program Studi Diploma-4 Perhotelan Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

'New Normal' di Tengah Pandemi Covid-19

16 Juni 2020   23:01 Diperbarui: 19 Januari 2021   21:47 141
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
JAKARTA - Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (Gugus Tugas Nasional) 

Halo teman-teman, saya Jasmine RQ Kaur mahasiswi Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti dan juga awardee Beasiswa Unggulan dari Kemendikbud. Semoga tulisan ini dapat membantu teman-teman menemukan informasi yang sedang dibutuhkan, selamat membaca..

Penyebaran virus corona di Indonesia sampai hari ini bisa dikatakan semakin meningkat dengan data kasus positif sudah menginjak di angka  40.400 kasus.

Penyebaran ini tidak merata diseluruh Indonesia tapi melainkan ada beberapa daerah yang jumlah peningkatan kasusnya cukup tinggi dan ada beberapa daerah juga tidak melaporkan sama sekali adanya  penambahan kasus positif.

"Kalau kita rinci, kasus positif, masih didominasi penambahan pada beberapa provinsi, di antaranya Jawa Timur, hari ini melaporkan 245 kasus baru, dan 71 sembuh," jelas Yuri.

"Sulawesi Selatan, 175 kasus baru dan 44 sembuh. Kalimantan Selatan 169 orang dan 6 sembuh. DKI Jakarta 101 kasus baru dan 134 sembuh. Kemudian, Jawa Tengah 56 kasus baru dan 30 sembuh," imbuh Yuri.

Pemerintah selalu berikhtiar dengan membuat kebijakan-kebijakan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang pertama kali diberlakukan di DKI Jakarta sejak 10-23 April 2020 dengan bertujuan untuk mengurangi penyebaran virus corona.

Beberapa wilayah di Indonesia juga menerapkan Local Lockdown sebagai langkah pencegahan penyebaran virus yang sudah menjangkiti wilayahnya.

Terhitung hari ini, sudah 9 hari berjalan penerapan 'new normal' yang dimulai sejak 7 Juni 2020. 'new normal' adalah perubahan perilaku masyarakat untuk melakukan aktivitas normal seperti biasa nya tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan serta kebijakan yang dibuat oleh pemerintah untuk mencegah penularan virus covid-19.

 Pemberlakuan 'new normal' ini cukup banyak masyarakat yang menyambutnya dengan baik, karena hal ini dapat melancarkan produktivitas yang terhambat semenjak diberlakukannya kebijakan PSBB.

Masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa seperti bepergian jauh maupun berjualan dengan menerapkan protokol kesehatan, tetap menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan menggunakan masker.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun