Mohon tunggu...
Izzuki Muhashonah
Izzuki Muhashonah Mohon Tunggu... Dokter - Clinical Pathologist

Saya, Izzuki Muhashonah binti Miftah, seorang pembelajar asal Kab. Lamongan, bertinggal di Kab. Probolinggo Seorang dokter spesialis Patologi Klinik Konsultan Penyakit Infeksi. Menyukai traveling dan mencoba hal baru. Mari belajar bersama untuk kesehatan dan kebahagiaan Ummat

Selanjutnya

Tutup

Healthy Pilihan

Haruskah Resistensi Terjadi?

27 Mei 2022   07:33 Diperbarui: 27 Mei 2022   07:50 300
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Membaca tulisan bu Irma Yuliana Gultom, S.Farm. Apt. mengenai Bagaimana Kebiasaan Keluargamu Mengonsumsi Obat? Saya jadi tertarik bercerita sedikit mengenai konsumsi antibiotika. 

Saya jadi teringat saat saya masih kecil, apabila ada yang sakit, misal sakit diare, orang tua bakalan membelikan obat ke toko. Obat itu bernama supertetra. Dan, ajaib nya, hampir semua macam penyakit diberikan supertetra itu dan sembuh. 

Setelah SMA, saya mulai mengenal banyak macam obat. Dan saya mulai menahu bahwa supertetra berisikan tetracycline. Berlanjut saya kuliah di kedokteran, semakin melek... bahwa jenis obat termasuk antibiotika yang penggunaannya harus betul-betul tepat, tepat indikasi, tepat waktu, tepat dosis, dan tepat cara minumnya. 

Penggunaan Antibiotika tersebut, secara awam dan tidak tepat akan menyebabkan resistensi antibiotika. Harusnya penyakit infeksi yang diderita dapat sembuh dengan obat tersebut, karena terjadi resistensi, obat antibiotika tersebut tidak mempan membunuh mikroorganisme yang bersarang di tubuh kita. Dan tubuh kita akan semakin lemah karena tidak ada obat yang dapat diandalkan. 

Alhammdulillah, setelah saya masuk kedokteran, tidak ada lagi di rumah yang dengan mudah membeli supertetra. Dan tidak ada penyimpanan obat jenis antibiotika di rumah. Dan akan pergi berobat ke seorang dokter apabila menderita sakit tertentu dan mendapatkan resep dokter. 

Saya berharap sahabat di seluruh Indonesia juga di penjuru dunia dapat menggunakan obat terutama jenis antibiotik dengan bijak. Sehingga tidak memicu adanya resistensi. 

Pun penggunaan antibiotik dalam bidang pertanian, kehutanan dan peternakan. Banyak terjadi obat kadaluarsa dihancurkan dan diminumkan kepada ternak kita, atau disiramkan ketanah sekitar kita. Kita harus memahami, dosis berapapun yang kita berikan pada lingkungan kita akan berbahaya bagi kita sendiri. 

Lebih tepatnya, silahkan mendatangi apotek atau Rumah Sakit dan membawa obat kadaluarsa tersebut agar dihancurkan atau dibuang dengan cara yang tepat sesuai prosedur tata laksana obat kadaluarsa. Jadi obat kadaluarsa kita akan dikelola sesuai prosedur yang telah ditetapkan. 

Perlu diketahui, industri tempat produsen antibiotika yang sempat booming, saat ini sudah tidak ada semangat lagi dalam memproduksi antibiotika, karena baru saja dilaunching, segera terjadi resistensi. Kalah dengan bakteri resisten. sehingga dianggap tidak menguntungkan.

Antibiotika adalah obat untuk membunuh bakteri, bukan virus. Tidak semua penyakit infeksi juga membutuhkan antibiotika. Penting kita untuk berobat ke dokter sebelum sakit berlanjut. 

Haruskah resistensi terjadi? Dengan sikap dan pengetahuan kita yang bertambah, resistensi dapat kita kendalikan. 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Healthy Selengkapnya
Lihat Healthy Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun