Mohon tunggu...
Ivo Anggrayanty
Ivo Anggrayanty Mohon Tunggu... Freelancer - Jangan Menyerah

https://www.kompasiana.com/ivoanggrayanty7079

Selanjutnya

Tutup

Trip Pilihan

Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana "GWK" Bali

24 Desember 2018   11:01 Diperbarui: 24 Desember 2018   11:04 340
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Lokasi Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana atau yang lebih terkenalnya di singkat GWK, yang terletak di bagian selatan pulau Dewata Bali. Taman wisata ini terletak di Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung kira- kira sekitar 40 km disebelah selatan Denpasar Ibu Kota Propinsi Bali.

Taman Budaya Garuda lokasi wisata ini memang sudah di rencanakan akan dibangun dan didirikan sebagai sebuah maskot atau landmark dari Pulau Dewata Bali yaitu dengan konsep patung yang berukuran raksasa bernama Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya berupa Garuda setinggi 120 meter.

Pada 22/9/2018 ini akhirnya Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana diresmikan. Pada proses peresmian tersebut dilakukan juga langsung oleh Bpk Presiden Indonesia Joko Widodo di kawasan GWK. Indonesia dapat berbangga hati karena patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini disebut- sebut sebagai mahakarya baru yang dikagumi oleh masyarakat Bali dan masyarakat Indonesia khususnya bahkan juga masyarakat dunia sangat mengagumi hasil karya ini.

Dokpri
Dokpri
Patung ini merupakan asli dari hasil karya warga Bali asli yang bernama I Nyoman Nuarta, beliau merupakan salah satu seniman asal Pulau Dewata Bali dan akan menjadikan patung ini menjadi ikon pariwisata untuk Bali dan Indonesia. Patung yang berdiri gagah di daratan Pulau Dewata Bali. Dan patung Garuda Wisnu Kencana ini juga menyimpan beberapa fakta di balik pembuatannya diantaranya :

Dokpri
Dokpri
1. Simbol dari misi penyelamatan pada lingkungan

Wujud dari patung Garuda Wisnu Kencana seperti Dewa Wisnu. Di mana dalam kepercayaan agama umat Hindu, perwujudan dari Dewa Wisnu melambangkan kekuatan utama pemeliharaan alam semesta. Sementara itu, burung raksasa garuda melambangkan kebebasan dan ada pengabdian tanpa pamrih. Patung GWK ini sendiri ternyata juga akan didedikasikan sebagai simbol dari misi penyelematan lingkungan sekitar dan lingkungan dunia.

2. Patung tertinggi kedua di dunia

Patung buatan I Nyoman Nuarta ini sejak dulu memang digadang-gadang akan menjadi patung tertinggi kedua di dunia dimana tingginya mencapai 121 meter dari permukaan tanah dan berhasil melampaui tinggi Patung Liberty di Amerika Serikat yang ketinggiannya hanya sekitar 96 meter. Selain patung yang berukuran tinggi, luas area publik GWK juga melebihi luas area Patung Liberty, yakni kira- kira luasnya sekitar delapan kali lipat luasnya area sekitar patung Liberty.

3. Proses lama pembuatan patung ini memakan waktu selama 28 tahun

I Nyoman Nuarta merupakan seorang maestro di balik mahakarya Patung Garuda Wisnu Kencana. Ternyata ia sudah memulai proyek raksasa ini sejak tahun 1989, atau sekitar kira- kira 28 tahun yang lalu. Mendapat izin untuk membangun patung GWK ini sendiri telah diperoleh Nuarta sejak dari Pemerintahan Presiden Soeharto di tahun 1993. Dan untuk mewujudkan proyek raksasa ini tentu membutuhkan proses yang tidaklah mudah. Untuk proses pembuatannya sempat terhenti karena ketiadaan dana untuk menyelesaikan patung GWK ini. Nuarta pun berharap agar patung GWK akan menjadi magnet kuat bagi turis mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

4. Proses pembuatan patung berhenti pada tahun 2000-an

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Trip Selengkapnya
Lihat Trip Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun