Mohon tunggu...
Itha Abimanyu
Itha Abimanyu Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Hanya seorang pengangguran

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Perihal Duka

26 November 2022   15:49 Diperbarui: 26 November 2022   15:54 162
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

PERIHAL DUKA

Sudah terlalu lama
Dibalut luka tanpa jeda
Sesungguhnya tak sesederhana ini
Jujur, ada rasa benci
Emosi tak kunjung tuntas
Kian hari semakin berbalas
Gebu-gebu pilu
Segudang tanya tak tentu
Sampai aku tulis rasaku sendiri
Meski tahu, hanya sunyi yang mengerti

Di pagi ini ...
Langit dan mentari saling dengki
Mendung yang bercerita
Deras hujan lewati mata
Tetes-tetes kenangan berjatuhan
Basah di pelupuk paling nian
Sebait puisi cemas
Sebuah nama bertempias
Mengoyak hati ...
Duka tempo hari menggenang kembali

Sumedang, 26 November 2022

Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun