Mohon tunggu...
Itha Abimanyu
Itha Abimanyu Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Hanya seorang pengangguran

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Bebaskan Rasaku

22 November 2022   20:21 Diperbarui: 22 November 2022   20:40 167
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

BEBASKAN RASAKU

Prang ... suara benda pecah membuat konsentrasi belajar jadi terganggu. Aku mendengar sayup-sayup ibu dan ayah bertengkar.

Aku sudahi aktivitas belajarku, memasang headset, menyetel musik dan lalu naik ke tempat tidur, pejamkan mata.

Sebenarnya ingin aku berteriak sekeras-kerasnya agar mereka tahu, betapa aku sudah muak mendengar pertengkaran mereka. Aku seperti orang gila, cukup melihat dan mendengar peristiwa, baik itu enak ataupun tidak.

"Aku lelah dengan semua ini, ya, Tuhan. Kapan mereka akan sadar, bahwa yang mereka perbuat telah menyakiti aku, anaknya," lirih hatiku berkata.

Pejamkan mata namun tak juga aku tertidur. Teringat ulasan Bu Siska, ibu guru cantik membahas tentang arti kemerdekaan.

"Di saat seseorang mendapatkan hak untuk mengendalikan dirinya sendiri tanpa campur tangan orang lain dan atau tidak bergantung pada orang lain lagi," jawab Bu Siska ketika seorang murid bertanya kepadanya.

"Sama artinya dengan kebebasan, ya, Bu?" tanyaku.

"Iya, jadi setiap individu memiliki kemampuan bertindak sesuai dengan keinginannya," lanjut Bu Siska menjawab pertanyaanku.

Namun bagiku, kebebasan adalah ketidakpastian, mungkin menyenangkan mungkin juga tidak. Karena aku masih hidup tetapi seperti orang mati, tidak bisa berbuat apa-apa.

Tok ... tok ... tok ....

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun