Mohon tunggu...
Isson Khairul
Isson Khairul Mohon Tunggu... Jurnalis - research | media monitoring | content creator | video journalist | corporate communication

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Lingkungan Pilihan

Pangdam Udayana Berburu Air Bersih untuk Rakyat Bali-NTB-NTT

18 November 2021   16:57 Diperbarui: 18 November 2021   17:21 1162 6 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Mayjen TNI Maruli Simanjuntak di Sungai Yeh Ho untuk airi pertanian Subak Lanyah Delod, Tabanan, Bali. Foto: dok. Pangdam IX-Udayana

Hari itu, Minggu, 14 November 2021. Mayjen TNI Maruli Simanjuntak berkenan untuk saya temui di suatu tempat di Denpasar, Bali. Bagi saya, ini tentulah suatu keberuntungan, karena beliau bersedia meluangkan waktu di tengah kesibukannya selaku Pangdam IX-Udayana. Kami pun ngobrol tentang air, air bersih.

Penuh Perjuangan untuk Air Bersih

Setidaknya, ada tiga hal yang membuat saya ingin ngobrol tentang air bersih dengan Mayjen TNI Maruli Simanjuntak. Pertama, saya membaca Air Bersih Semahal Emas di Kerontangnya Kupang di kompas.id, pada Kamis, 26 Agustus 2021. Di content tersebut ditampilkan foto dua ibu memikul  jeriken berisi air bersih, yang diambil dari mata air yang mulai mengering di Desa Oenoni, Kecamatan Amarasi Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kedua, saya membaca Perempuan dalam Pusaran Krisis Air, juga di kompas.id, pada Kamis, 23 September 2021. Di content tersebut ditampilkan foto beberapa  ibu membawa air bersih yang diambil dari salah satu mata air di Pulau Rinca, Desa Pasir Panjang, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, NTT.

Ketiga, saya membaca Pangdam Udayana Maruli Simanjuntak Bangun Pompa Hidram untuk Warga Bali di kumparan.com, pada Jumat, 8 Oktober 2021. Di content tersebut ditampilkan foto Pangdam IX-Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, ketika meresmikan pompa hidram di Desa Tangguntiti, Selemadeg Timur, Tabanan, Bali.

Beberapa waktu sebelumnya, saya juga membaca Akhirnya Warga Gobleg Dapat Tambahan Akses Air Bersih. TNI Bantu Pompa Air Bagi Warga di radarbali.jawapos.com, pada Selasa, 11 Mei 2021. 

Gobleg adalah sebuah desa di Kecamatan Banjar, Buleleng, Bali. Di content itu disebutkan, rencananya Pangdam IX-Udayana akan membangun 168 titik pompa hidrolik di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Khusus di Provinsi Bali, rencananya akan dibangun 24 titik pompa hidrolik. Dari 24 titik itu, sebanyak 8 titik di antaranya berada di Desa Gobleg.

Beberapa narasi di atas menunjukkan, bahwa masih cukup banyak saudara kita di Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang masih kesulitan mengakses air bersih. Padahal, Bali adalah ikon utama pariwisata Indonesia. 

Di NTT, dalam hal ini Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, sudah ditetapkan Presiden Joko Widodo sebagai destinasi Super Premium. Di NTB, Mandalika Sirkuit di Kabupaten Lombok Tengah, yang akan menjadi arena balap kejuaraan dunia Superbike World Championship atau WorldSBK (WSBK), baru saja diresmikan Presiden Joko Widodo, pada Jumat, 12 November 2021.

Memetakan titik-titik prioritas pertama untuk air bersih. Foto: dok. Pangdam IX-Udayana
Memetakan titik-titik prioritas pertama untuk air bersih. Foto: dok. Pangdam IX-Udayana

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Lingkungan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan