Mohon tunggu...
Isson Khairul
Isson Khairul Mohon Tunggu... research | media monitoring | content creator | video journalist | corporate communication

Kanal #Reportase #Feature #Opini saya: http://www.kompasiana.com/issonkhairul dan https://wm.ucweb.com/dashboard/article Kanal #Fiksi #Puisi #Cerpen saya: http://www.kompasiana.com/issonkhairul-fiction Profil Profesional saya: https://id.linkedin.com/pub/isson-khairul/6b/288/3b1 Social Media saya: https://www.facebook.com/issonkhairul dan https://plus.google.com/+issonkhairul/posts serta https://twitter.com/issonisson Silakan kontak saya di: dailyquest.data@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Kesehatan Pilihan

Wisma Atlet Kemayoran Menjadi Pusat Riset Covid-19

16 Maret 2021   09:30 Diperbarui: 16 Maret 2021   09:35 97 3 3 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Wisma Atlet Kemayoran Menjadi Pusat Riset Covid-19
Mayjen Tugas Ratmono (tengah) bersama para peneliti di Unit Riset Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Semoga para pemangku kepentingan di negeri ini terketuk hati mereka untuk mengembangkan riset ilmiah tentang Covid-19, agar kita tidak hanya bergantung pada hasil riset luar negeri. Foto: Mada Mahfud

Selasa (23/03/2021) mendatang, tepat 1 tahun Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran beroperasi. Sejak Senin (23/03/2020) dioperasikan hingga Minggu (14/03/2021), tercatat sebanyak 73.098 orang pasien Covid-19 yang pernah dirawat di sana. Sampai kapan Wisma Atlet Kemayoran menjadi RS Darurat Covid?

Belum Tahu Sampai Kapan

Belum ada yang tahu, sampai kapan Wisma Atlet Kemayoran menjadi RS Darurat Covid? Karena, hingga saat ini, pandemi Covid-19 praktis belum bisa teratasi. Bukan hanya di Indonesia. Negara-negara di seluruh dunia pun belum mampu mengatasi serangan virus mematikan tersebut. Alih-alih mengatasi, yang terjadi justru sebaliknya.

Pada Sabtu (23/01/2021) lalu misalnya, Live Science melansir salah satu studi dari The London School of Hygiene & Tropical Medicine. Studi tersebut mengamati 2.583 kematian di antara 1,2 juta orang yang dites virus corona di Inggris. Peneliti lembaga itu menemukan, ada sekitar 30 persen lebih dari mereka yang terinfeksi virus corona varian baru.

Hanya berselang 37 hari kemudian, Wakil Menteri Kesehatan kita, dr. Dante Saksono, menggelar konferensi pers pada Selasa (02/03/2021). "Saya mendapatkan informasi bahwa kita menemukan mutasi B.1.1.7. UK Mutation di Indonesia," ujar sang Wakil Menteri Kesehatan. Virus corona varian baru tersebut memang dikenal sebagai B.1.1.7.

B.1.1.7. pertama kali diidentifikasi di Kent, Inggris, pada September 2020. "Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan 2 kasus. Artinya apa? Artinya, kita menghadapi pandemi ini dengan tingkat kesulitan yang makin berat," lanjut dr. Dante Saksono dalam konferensi pers tersebut. Tentu, kabar buruk itu, bukan dimaksudkan untuk menakut-nakuti publik. Tapi, agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Pada Senin (15/03/2021), kasus positif virus corona (Covid-19) bertambah 5.589 orang. Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 1.425.044 orang. Dan, 73.098 orang pasien di antaranya, dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.

Rinciannya, 69.988 orang pasien telah keluar. 69.191 orang dinyatakan sembuh, 710 orang dirujuk ke RS lain, dan 87 orang meninggal dunia. Artinya, ada 73.098 data detail pasien Covid-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Data detail tersebut tentu sangat penting, dalam konteks riset ilmiah tentang Covid-19.

Berharap Jadi Pusat Riset Covid-19

Maka, bukan hal yang berlebihan, bila kita berharap RSDC Wisma Atlet Kemayoran sebagai rintisan untuk menjadi Pusat Riset Covid-19 Nasional. Harapan itu pernah diungkapkan Mayjen Tugas Ratmono yang saat ini menjadi Koordinator RSDC Wisma Atlet Kemayoran. Ia saat ini juga menjabat sebagai Kepala Pusat Kesehatan TNI.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x