Mohon tunggu...
Alifis@corner
Alifis@corner Mohon Tunggu... Seniman - Seniman Serius :)

Sebagaimana adanya, Mengalir Seperti Air | Blog : alifis.wordpress.com

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Artikel Utama

Survei: Mayoritas Mahasiswa Menganggap Kuliah Online Itu Nyebelin

26 Mei 2020   23:36 Diperbarui: 16 Juni 2020   13:07 1396
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilustrasi kuliah online (Sumber: shutterstock.com)

Dosen mungkin sudah memahami bagaimana berinteraksi keilmuan berbasis online, tetapi sejak pandemi mau tidak mau akhirnya mengakrabinya.

Tiba-Tiba Kuliah Online, Menurut Anda?

Q34_result (dokpri)
Q34_result (dokpri)
Yang tak terbaca sebelumnya adalah perubahan perkuliahan yang dirubah dari tatap muka kelas menjadi kuliah online, menimbulkan kekagetan dan merasa aneh (29,8%) dan menyebabkan rasa kuatir dan bimbang (53,7) mahasiswa. 

Bukan hanya mencemaskan mahasiswa, kuliah online juga membuat orangtua responsif dengan banyak mengomel pada anaknya yang berstatus mahasiswa terkait penggunaan paket data untuk melakukan kuliah online.

Kita bisa bayangkan mahasiswa selama 8 minggu berada di kos atau di rumah minimal 8 jam perhari diam menghadap laptop atau smartphone. 

Kurang gerak, menguras otak lebih intens, tugas tiap pertemuan menuntut segera dikerjakan. Dan yang merepotkan adalah paket data habis saat kuliah berlangsung. 

Di samping memikirkan ketertinggalan materi, tugas dan absensi kehadiran, mahasiswa dihadapkan kegalauan saat meminta uang untuk membeli paket data. 

Sebanyak 66,1% mereka akan diomeli dulu oleh orang tua sebelum mendapatkan paket data. Ini memprihatinkan. Dan ketika di media banyak memuat keluhan-keluhan mahasiswa terkait biaya paket data, itulah kondisi nyata yang dihadapi mahasiswa.

Orangtua tidak menyadari bahwa omelan yang menurutnya hanya sekadar diteriakkan, justru menambah beban psikologis pada diri mahasiswa. 

Belum lagi, kehadiran di rumah membuat orangtua jadi kreatif untuk mempekerjakan ini itu, di jam mahasiswa harusnya kuliah. Keadaan ini mungkin jadi mahasiswa tidak enak hati dan bingung. Kuliah online jadi tidak nyaman dan agak nyebelin.

Pergantian atmosfer akademik dalam pembelajaran turut berkontribusi terhadap meningkatnya kekuatiran dan kecemasan mahasiswa. Tatapmuka di kampus memberi keleluasaan interaksi sesama mahasiswa. 

Saat tatap muka kelas, beban pemuatan materi, bisa cukup lentur tergantung interaksi gaya dosen mengajar dan berinteraksi dengan mahasiswa. Di sela-sela kuliah bisa relaksasi bersama dengan bercengkerama. Hal ini hilang saat beralih ke kuliah online.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun