Mohon tunggu...
Irwan Rinaldi Sikumbang
Irwan Rinaldi Sikumbang Mohon Tunggu... Freelancer - Freelancer

menulis untuk menikmati kehidupan

Selanjutnya

Tutup

Politik Pilihan

Anies Lebih Cocok dengan AHY atau Aher?

28 Oktober 2022   16:20 Diperbarui: 28 Oktober 2022   16:28 441
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Aher dan AHY|dok. kolase detikjabar/detik.com

Betul, Anies Baswedan sudah dideklarasikan oleh Partai Nasdem sebagai capres yang bakal diusung pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Tapi, Anies sama sekali belum dalam posisi aman, dalam arti belum bisa dipastikan apakah nanti akan tampil sebagai capres, atau hanya sekadar jadi penonton.

Soalnya, Nasdem tidak memenuhi syarat jika tak berkoalisi dengan partai lain. Hanya PDIP satu-satunya parpol yang bisa mengsusung capres tanpa perlu bantuan partai lain.

Memang, Nasdem sudah cukup dekat dengan 2 partai, yakni Demokrat dan PKS. Namun baru sebatas sering ketemu dan sepakat mengusung Anies.

Masalahnya, harus juga disepakati siapa cawapresnya. Nah, di sini bermula ketidakcocokan atara ketiga parpol tersebut.

Jika hanya 2 partai saja yang sepakat, katakanlah Nasdem dan Demokrat atau Nasdem dan PKS, tak ada artinya. Harus ketiganya agar memenuhi syarat untuk mendaftarkan pasangan capres-cawapres.

Wajar sebetulnya jika Demokrat menyorongkan sang ketua umumnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai pendamping Anies.

Tapi, sangat wajar pula jika PKS kebelet memasangkan Anies dengan Ahmad Heryawan (Aher) yang sudah terbukti berhasil 2 periode menjadi Gubernur Jawa Barat.

Hanya saja, kalau masing-masing ngotot mempertahankan pendapatnya, tidak bakal ada kesepakatan sampai kapan pun.

Nasdem yang diharapkan sebagai penengah sebetulnya menginginkan figur independen non-partai sebagai cawapres.

Tapi, Nasdem juga mengatakan tidak ingin "kawin paksa", maksudnya biarkan Anies memilih siapa yang dirasa cocok mendampinginya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Politik Selengkapnya
Lihat Politik Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun