Irmina Gultom
Irmina Gultom Apoteker

A Pharmacist who love reading, traveling, photography, movies and share them into a write | Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta | No one can tell your story, so tell it yourself. No one can write your story, so write it yourself | IG: https://www.instagram.com/irmina_gultom/ | https://marvelousthings250552759.wordpress.com/

Selanjutnya

Tutup

Travel Artikel Utama

3 Oleh-oleh Khas Korea yang Nggak Ngerepotin dan "Recommended"

12 Juli 2018   07:00 Diperbarui: 12 Juli 2018   17:45 1650 4 1
3 Oleh-oleh Khas Korea yang Nggak Ngerepotin dan "Recommended"
Boneka Hanbok (Dokpri)

Kalau sedang jalan-jalan alias traveling, saya bukan termasuk kelompok yang mengutamakan belanja dan beli oleh-oleh, apalagi open PO atau jastip (jasa titip). Bahkan kalau perlu, saya sengaja tidak memberitahu siapapun kecuali orang-orang terdekat, ketika saya akan bepergian. 

Bukannya apa-apa, saya lebih suka sightseeing alias melihat dan mengamati lingkungan dan kebiasaan orang lokal dari destinasi-destinasi yang saya kunjungi, dan saya tidak ingin terganggu karena stres harus mencari barang-barang pesanan.

Urusan belanja ya belakangan. Paling menyisakan sedikit waktu khusus untuk berbelanja. Itu pun bukan belanja kulakan barang-barang branded yang bisa dijual lagi di Indonesia, melainkan barang atau suvenir khas daerah tersebut.

Jadi ketika satu minggu menjelang keberangkatan saya ke Korea, saat rekan-rekan rombongan saya sibuk browsing barang-barang pesanan jastip, saya malah sibuk browsing tentang sejarah, lokasi, sampai spot-spot foto yang paling terkenal dari tempat-tempat wisata yang akan kami kunjungi sesuai itinerary. Anti-mainstream memang. 

Tapi ya mau bagaimana lagi? Saya tidak ingin melewatkan kesempatan "melihat" lingkungan baru demi belanja, karena entah kapan saya bisa kembali ke tempat yang sama untuk kedua kalinya. 

Dan karena kebetulan saya lumayan mengenal Korea berkat bertahun-tahun nonton drama Korea, saya jadi tahu apa-apa saja yang saya ingin lihat dan rasakan di sana. Itu sebabnya saya berpendapat, nonton drama Korea tidak melulu memiliki sisi negatif, seperti yang saya tulis dalam artikel saya beberapa waktu lalu.

Meski saya bukan tipe shopaholic saat jalan-jalan, yang namanya orang Indonesia rasanya kurang afdol kalau tidak membeli oleh-oleh untuk orang-orang terdekat. Jadi buat para Kompasianer yang mungkin dalam waktu dekat berencana traveling ke Korea dan malas mikir mencari oleh-oleh, ini sedikit referensi dari saya untuk oleh-oleh wajib khas Korea yang gampang dicari dan pastinya membuat mereka yang menerima senang bin happy:

Produk kosmetik dan perawatan kulit
Siapa yang tidak kenal kosmetik Korea? Yap, saat ini produk-produk kosmetik dari Korea memang sedang naik daun. Bahkan setiap ada gerai kosmetik Korea yang baru buka di salah satu mal, tidak diragukan kita akan melihat antrean mengular di bulan pertama toko tersebut buka. Sebut saja Innisfree, Nature Republic, dan sebagainya.

Produk yang paling laku keras biasanya berupa masker sheet (yang biasanya dijual dalam ukuran pak besar), cushion, produk skincare, hand cream, lipstik dan lainnya. Dan saya akui, kebanyakan harga-harga produk ini jauh lebih murah di Korea dibandingkan di Indonesia. Maka tidak heran, orang-orang yang datang ke sini biasanya membawa koper seukuran koper kabin, karena memang banyak yang tujuannya kulakan.

Suasana berbelanja di Myeongdong (Dokpri)
Suasana berbelanja di Myeongdong (Dokpri)
Myeongdong, merupakan daerah yang paling terkenal sebagai pusat penjualan kosmetik Korea. Semua toko kosmetik Korea yang kita temui di Indonesia, ada di daerah ini. 

Area Myeongdong bentukannya seperti Pasar Baru yang terdiri dari banyak gang-gang sempit berisi toko-toko yang saling berdempetan. Tidak hanya toko kosmetik, di daerah ini kita juga bisa temukan jajanan kaki lima, toko aksesoris, toko suvenir, hingga money exchange.

Satu hal yang perlu dicatat adalah, para penjual di Korea meski jarang yang memberikan diskon harga, mereka tidak segan memberikan banyak bonus dalam kemasan sampel jika jumlah belanjaan kita banyak. 

Beberapa toko di Myeongdong bahkan menyediakan fasilitas tax refund langsung di tempat jika kita belanja dengan total harga tertentu. Biasanya tax refund tersebut akan dipotong langsung dari total pembelian kita. Seru juga nih.

Suvenir Korea
Suvenir adalah salah satu item khusus yang pasti saya beli jika berkunjung ke satu tempat yang baru. Suvenir-suvenir khas Korea bisa berupa magnet kulkas, dompet kain, kerajinan kertas, kaus kaki karakter, pembatas buku, cermin tangan, set sumpit dan sendok, merchandise artis Korea, hingga (yang paling saya suka) boneka Hanbok, karena kebetulan saya suka mengoleksi boneka-boneka dengan pakaian tradisional daerah.

Oleh-oleh magnet kulkas khas Korea (Dokpri)
Oleh-oleh magnet kulkas khas Korea (Dokpri)
Namun sayang, menurut saya pribadi, harga-harga suvenir khas di Korea lumayan mahal dan umumnya dijual satuan. Saya jarang menemukan suvenir yang dijual dalam ukuran grosir dengan harga murah seperti di negara lain yang sudah pernah saya kunjungi. 

Harga suvenir termurah (jika dirupiahkan) rata-rata mulai sekitar 65,000 rupiah per buah. Harga suvenir termahal yang saya beli adalah boneka Hanbok yang harganya berkisar 250 - 750 ribu rupiah. Luar biasa bukan?

Kaus kaki karakter yang banyak dicari untuk oleh-oleh (Dokpri)
Kaus kaki karakter yang banyak dicari untuk oleh-oleh (Dokpri)
Souvenir khas Korea ini bisa kita temukan di Insa-dong, Pasar Namdaemun, Dongdaemun dan Myeongdong. Jangan lupa ditawar loh ya, siapa tahu Ahjumma (bibi) dan Ahjussi-nya (paman) berbaik hati memberi diskon.

Snack Korea

Snack dan Minuman Khas Korea (Dokpri)
Snack dan Minuman Khas Korea (Dokpri)
Kalau snack-snack ini sebenarnya bisa kita beli di mini market Korea dan biasanya harganya lebih murah daripada di toko oleh-oleh. Sebut saja Honey Butter Almond, brownies, ramyeon (mie instan) khas Korea, teh ginseng, hingga Soju dan Makgeolli (wine Korea).

Ketiga macam oleh-oleh ini dijamin membuat orang-orang terkasih memekik gembira. Tidak perlu yang mahal karena meskipun harganya murah, memberikan sedikit oleh-oleh sudah membuat mereka merasa senang karena diperhatikan. Annyeong!