Mohon tunggu...
Irhamna  Mjamil
Irhamna Mjamil Mohon Tunggu... Apoteker - Februari 1996

Pharmacist | Skincare Enthusiast | Writer Saya bisa dihubungi melalui email : irhamnamjamil@gmail.com

Selanjutnya

Tutup

Sosbud Pilihan

Kisahku Mengalami Pelecehan Seksual dan Ketakutan terhadap Lelaki

17 Juni 2021   15:39 Diperbarui: 17 Juni 2021   15:46 179 9 5
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Sumber gambar: radarlombok.co.id

Alasan terbesar saya mendukung RUU PKS adalah karena pernah mengalami pelecehan seksual di masa kecil. Sayangnya masih banyak yang menentang RUU ini karena alasan agama. Bagi saya urusan pelecehan dan kekerasan seksual bukanlah hal main-main. 

Mengalami pelecehan seksual di masa lalu. 

 

Ada dua pelecehan seksual di masa lalu yang cukup membekas bagi saya. Saat itu saya masih duduk di bangku SD dan SMP. Jika ada yang bertanya mengapa saya tidak melapor, tentu saja malu dan takut adalah alasan terbesar saya. Saat itu saya juga masih berusia di bawah 15 tahun dan bingung harus apa setelah mengalami pelecehan tersebut. Akhirnya hanya bisa menangis di kamar. 

Kejadian pelecehan seksual pertama yang saya alami adalah saat masih berusia 10 tahun. Saat itu Aceh masih dalam tahap pemulihan ekonomi akibat bencana Tsunami yang melanda. Tsunami melanda Aceh saat saya berusia 9 tahun. 

Saat itu saya disuruh mamak ke kedai untuk membeli keperluan dapur. Setelah balik dari kedai, saya melewati jalan pulang dan melihat seorang lelaki bule melambaikan tangannya ke arah saya. 

Saya yang masih kecil saat itu datang saja kepada lelaki tersebut. Ternyata laki-laki tersebut malah memperlihatkan video tidak senonoh kepada saya. Lelaki tersebut malah bertanya apakah mau saya melakukan dengannya? Tentu saja saya ketakutan dan langsung mengayuh sepeda sekencang mungkin. Lelaki tersebut berusaha mengejar, untungnya jarak rumah saya tidaklah jauh sehingga ia langsung pergi. 

Kasus pelecehan seksual berikutnya terjadi saat saya ada di bangku SMP. Saat itu saya sedang lari pagi di sekitaran rumah. Kondisi jalanan memang sangat sepi karena hari libur. 

Saat saya sedang lari pagi dari arah yang berlawanan ada seorang lelaki yang menaiki sepeda motor dan memegangi bagian tubuh yang sangat privasi. Saya langsung teriak dan bingung harus berbuat apa saat itu. Saya langsung pulang ke rumah dan takut untuk lari pagi hingga sekarang. 

Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels
Foto oleh Andrea Piacquadio dari Pexels

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Sosbud Selengkapnya
Lihat Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan