Mohon tunggu...
M. Irham Jauhari
M. Irham Jauhari Mohon Tunggu... Penulis - Penulis

Pendiri Terapifobia.com

Selanjutnya

Tutup

Lyfe Pilihan

3 Rumus Mengatasi Baper

5 Desember 2022   16:00 Diperbarui: 5 Desember 2022   16:04 223
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto oleh Anna Shvets (pexels.com)

Baperan itu tidak lucu sama sekali. Menunjukkan kondisi mental yang belum dewasa.

Baper, bawa perasaan.

Dalam situasi positif bisa berarti melakukan sesuatu dengan hati dan penuh perasaan.

Dalam situasi negatif berarti tersinggung, sakit hati, mangkel alias jengkel.

Pelajaran amat berharga sepanjang hidup. Saat menghadapi cobaan hidup. Ketika ada orang super aneh yang mencoba mengusik hidup kita. 

Entah dengan kata-kata kasar, kemarahan meluap dan ekspresi penghinaan. Kita bisa cepat marah, emosional, tertekan dan merasa terhina.

Benarkah demikian seharusnya? Bukankah hidup harusnya berisi ketenangan, kebahagiaan dan kedamaian.

Namun apa daya, ada saja orang yang selalu ingin mengusik ketenangan hidup kita.

Mereka mengumpat, menghina, mempermalukan dengan cara yang menjijikkan.

Perjalanan hidup mengajarkan kita untuk selalu bersabar. Tetapi, sabar saja tidak cukup.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Lyfe Selengkapnya
Lihat Lyfe Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun