Mohon tunggu...
Irfan Nurdiansah
Irfan Nurdiansah Mohon Tunggu... Mahasiswa Teknik Industri UNS

Once you start you should never stop

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Cegah Covid-19 di Boyolali, Mahasiswa UNS Turun Tangan Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi

16 September 2020   15:36 Diperbarui: 16 September 2020   15:47 48 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Cegah Covid-19 di Boyolali, Mahasiswa UNS Turun Tangan Melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Rekognisi
kkn-rekognisi-mahasiswa-uns-5f61d04fd541df3aeb5af4e2.jpg

Boyolali – Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yakni pengabdian kepada masyarakat. Pelaksanaan KKN pada tahun ini sangat berbeda dengan KKN pada tahun-tahun sebelumnya di mana biasanya mahasiswa berkelompok dalam melaksanakan KKN dan berada di wilayah yang bukan tempat tinggalnya, sekarang KKN dilakukan secara mandiri dan di domisili masing-masing mahasiswa karena pandemi COVID-19. COVID-19 memang memberikan dampak yang luar biasa utamanya pada kegiatan yang melibatkan interaksi banyak orang. Namun hal itu tidak menjadi penghalang bagi mahasiswa, terkhususnya Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) untuk andil dan turun tangan langsung dalam mencegah penularan virus corona penyebab COVID-19 melalui KKN COVID-19.

Semakin meluasnya kasus COVID-19 membuat Fakultas di UNS terdorong untuk turut mendukung KKN COVID-19 dengan menyelenggarakan KKN Rekognisi bagi mahasiswa yang belum memasukkan KKN ke dalam Kartu Rencana Studi (KRS)-nya namun ingin ikut berpartisipasi dalam mencegah penyebaran virus corona di daerahnya masing-masing.

Dengan basis wilayah di Wonokerti, Pelem, Simo, Boyolali, Jawa Tengah, Irfan Nurdiansah dengan dosen pembimbing lapangan Dr. Ir. Eko Pujiyanto, S. Si., M. T. IPM. melakukan upaya pencegahan COVID-19 melalui berbagai aktivitas mulai dari penyediaan alat cuci tangan sistem injak, pemeliharaan alat cuci tangan, edukasi cara mencuci tangan yang baik dan benar kepada anak-anak, edukasi pencegahan COVID-19, dan pembuatan serta pembagian masker kain gratis.

pemasangan-alat-cuci-tangan-sistem-injak-dan-edukasi-cuci-tangan-5f61d061097f36054e3b94c3.jpg
pemasangan-alat-cuci-tangan-sistem-injak-dan-edukasi-cuci-tangan-5f61d061097f36054e3b94c3.jpg
Penyediaan alat cuci tangan dengan sistem injak diletakkan di 2 musala dan 1 masjid yang sering dikunjungi warga. Pemasangan alat cuci tangan tersebut dilengkapi pula dengan tutorial penggunaannya dan tutorial mencuci tangan yang baik dan benar. Pemasangan alat cuci tangan ini mengundang minat anak-anak untuk mau belajar mencuci tangan dengan baik dan benar karena menjadi hal baru bagi mereka. Selain memasang alat cuci tangan, setiap satu minggu sekali juga dilakukan pengecekan ketersediaan air, kondisi alat dan ketersediaan sabun cuci tangan di 3 lokasi tersebut.
pembagian-masker-gratis-dan-edukasi-pencegahan-covid-19-5f61d092d541df3c457a79a4.jpg
pembagian-masker-gratis-dan-edukasi-pencegahan-covid-19-5f61d092d541df3c457a79a4.jpg
Program lain yang dilakukan adalah pembuatan masker yang bekerja sama dengan penjahit setempat dengan memanfaatkan kain perca berbahan katun dan dibuat dalam dua lapisan. Kerja sama ini juga turut membantu ekonomi dari penjahit yang terdampak COVID-19. Pembagian masker dilakukan secara door-to-door di dusun Wonokerti, tercatat 30 masker dibagikan secara gratis kepada warga. Edukasi pencegahan COVID-19 dilakukan secara daring dan luring. Edukasi daring dilakukan melalui media sosial di Instagram dengan akun @karenacovid19, dan melalui Whatsapp Stories serta Timeline LINE. Edukasi secara luring dilakukan dengan memasang poster edukasi pencegahan COVID-19 di tempat umum seperti poskamling dan musala.

Kegiatan KKN yang dilangsungkan selama kurang lebih 1,5 bulan ini disambut baik oleh warga karena membantu warga agar terhindar dari virus corona, apalagi KKN dilakukan bersamaan dengan hari raya Idul Adha sehingga warga sangat terbantu dengan program-program KKN ini.

VIDEO PILIHAN