Mohon tunggu...
irfan ansori
irfan ansori Mohon Tunggu...

Seorang penulis dan pendakwah. Admin di tafsirbilhikmah.dotcom

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Hijrah, Pidato Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H (2)

10 September 2018   20:36 Diperbarui: 17 September 2018   08:10 0 0 0 Mohon Tunggu...
Hijrah, Pidato Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H (2)
kapan-mau-hijrah-5b9682a212ae942d9b1c7155.jpg

Sebelumnya, Pidato Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 H (Part 1), kami akan melanjutkan materi tersebut bersama ust Irfan Ansori S. Sy selanjutnya adalah:

5. Orang yang Hijrah dan Mati Memperoleh Rezeki yang Baik

Qs. Al-Hajj [22]: 58

"Dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, kemudian mereka di bunuh atau mati, benar-benar Allah akan memberikan kepada mereka rezeki yang baik (surga). Dan sesungguhnya Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki."

Tidak dapat dipungkiri, potensi atau dampak dari peristiwa hijrah dapat mengorbankan diri kita sendiri. Sehingga orang pun bisa mati ketika pada proses hijrahnya. Namun, hal tersebut tidak boleh kecil hati, karena Allah menyediakan sebaik-baiknya rezeki di sisinya, yaitu surgaNya Allah SWT.

6. Orang yang Hijrah dan Berjihad Memperoleh Perlindungan

Qs. Al-Anfal [8]: 72

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi. Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan."

Pada masa hijrah seseorang, tidak hanya dirinya saja yang berkorban melainkan pula orang yang menampung dirinya saat hijrah, seperti Ansor yang menerima Muhajirin. Maka keduanya pun mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Karena kita pun berkewajiban untuk menanggulangi satu sama lain.

Namun, jika kita mendapati teman-teman yang belum berhijrah, jangan melihat dari kacamata kuda, bahwa mereka tidak sesuci kita saat ini.