Humaniora

Model Pembelajaran CTL dan STAD untuk Anak Usia Dini

14 Maret 2018   20:57 Diperbarui: 14 Maret 2018   21:07 235 1 0

mengajar adalah pekerjaan yang sangat mulia yang diemban oleh seorang guru. Guru tak hanya ditugaskan untuk mengajari tulis menulis atau sekedar membaca saja, mereka juga mengemban amanah untuk mendidik, menjaga, serta menjadi teladan yang baik untuk peserta didiknya. Namun, seringkali seorang guru  keteteran dan bingung dalam hal mencari atau memilih tentang metode atau model pembelajaran seperti apa yang harus diterapkan kepada peserta didik, apalagi peserta didik tersebut merupakan anak usia dini, yang mudah merasa bosan, dan susah menerima pelajaran jika tidak menarik.

berikut akan dijelaskan tentang model pembelajaran CTL (contextual Teaching and Learning) dan STAD (Student Teams a Chievement Division), sebagai bekal para pendidik untuk mengajar.

a. CTL (Contextual Teaching and Learning)

model pembelajaran ini mengkaitkan pelajaran yang dipelajarinya dengan konteks kehidupan sehari-hari (konteks pribadi, sosial, dan kultural) sehingga peserta didik memiliki pengetahuan/keterampilan yang secara fleksibel dapat diterapkan dari satu permasalahan/konteks ke permasalahan/ konteks lainnya. 

Guru menghadirkan situasi dunia nyata kedalam kelas dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinyandengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai peserta anggota keluarga dan masyarakat. Contohnya: Guru menanyakan pada peserta didik tentang berapa kalikah peserta didiknya makan dan mandi dalam sehari, kemudian guru menjelaskan dan mengaitkan segala bentuk manfaat makan dan mandi dengan keseharian mereka.

b. STAD (Student Teams Achievement Division)

model pembelajaran ini termasuk model pembelajaran yang sangat melibatkan siswanya untuk belajar dalam kelompok-kelompok yang heterogen (tingkat prestasi, jenis kelamin, budaya, dan suku) yang terdiri dari 4-5 siswa. Kegiatan pembelajarannya diawali dengan penyampaian tujuan pembelajaran, penyampaian materi, kegiatan kelompok, kuis dan penghargaan kelompok. ciri terpentingnya adalah kerja tim.

contohnya adalah: guru menjelaskan tentang macam-macam binatang dan jenis-jenisnya yang bisa hidup di beberapa tempat saja (seperti darat, air, ataupun udara)lalu guru mulai mengelompokkan peserta didiknya menjadi 4-5 anak dalam satu tim, dan meminta pertim untuk menyebutkan macam-macam nama binatang yang ada di laut, darat ataupun udara.

demikian penjelasan tentang model pembelajaran CTL dan STAD, semoga bermanfaat.